Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Sosialisasi Pariwisata di Wisata Candi Banyunibo
Berita Unggulan

Sosialisasi Pariwisata di Wisata Candi Banyunibo

IsueNasionalBy IsueNasionalMei 21, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Candi Banyunibo, Sleman, jadi lokasi sosialisasi Standar Usaha Pariwisata. Wildan Nafis dorong pemanfaatan Dana Istimewa dan peningkatan kualitas desa wisata Yogyakarta.. Foto: Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com,Sleman, 21 Mei 2025 — Kawasan wisata Candi Banyunibo, Sleman, Yogyakarta, menjadi titik strategis dalam pelaksanaan sosialisasi Standar Usaha Jasa Pariwisata. Kegiatan ini menyasar penggiat wisata dan masyarakat lokal sebagai upaya meningkatkan kapasitas dalam mengelola desa wisata secara profesional dan berkelanjutan.

Turut hadir Anggota DPRD DIY dari Komisi B, Wildan Nafis, SE, MH, yang memberikan arahan langsung kepada peserta. Dalam sambutannya, Wildan menekankan pentingnya kebersihan dan kelengkapan fasilitas sebagai penentu daya tarik wisata.

foto: Istimewa

“Jogja ini pernah jadi tujuan wisata nomor dua setelah Bali. Sekarang kita ada di posisi ketiga setelah Bali dan Lombok. Tapi secara potensi, Yogyakarta justru punya keunggulan yang lebih kompleks dan beragam,” ujarnya.

Wildan menjelaskan bahwa Yogyakarta memiliki beragam jenis wisata dalam satu wilayah: mulai dari wisata alam seperti Pantai Parangtritis hingga perbukitan di Kulon Progo, wisata budaya seperti Candi Prambanan dan Banyunibo, hingga wisata sejarah seperti Keraton dan situs-situs warisan leluhur.

Namun, ia juga menggarisbawahi tantangan utama yang dihadapi saat ini: durasi kunjungan wisatawan mancanegara masih tergolong singkat, yakni hanya 3–4 hari sebelum mereka kembali ke Bali.

Baca Juga, Kilasinformasi: PEMKAB SLEMAN RESMIKAN HASIL PADAT KARYA TAHAP I DI CANGKRINGAN

“Tempat wisata harus bersih, fasilitas lengkap, dan pelayanan ditingkatkan. Ini kunci untuk membuat wisatawan betah berlama-lama di Jogja,” jelasnya.

Wildan juga mendorong pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta untuk pengembangan budaya lokal sebagai bagian dari ekosistem pariwisata.

Foto: Istimewa

“Jogja punya kekayaan budaya luar biasa. Kalau dikelola dengan baik dan dikemas secara menarik, budaya ini bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus peluang ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat sekitar Candi Banyunibo untuk membangun desa wisata yang berbasis standar usaha pariwisata nasional. Dengan pengelolaan yang lebih terstruktur, Sleman dan Yogyakarta secara umum diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata favorit, tetapi juga role model pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Indonesia (28)

Candi Banyunibo Dana Istimewa Jogja Desa wisata Sleman DPRD DIY Jogja pariwisata 2025 Pariwisata Yogyakarta pengembangan budaya lokal standar usaha pariwisata Wildan Nafis wisata berkelanjutan Yogyakarta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkab Batang Salurkan Bantuan ATENSI untuk 5 Klaster Rentan, Total Senilai Rp185 Juta
Next Article Indonesia Catat Sejarah! PSSI Luncurkan Program Beasiswa Pelatih Wanita Pertama di Asia Bersama FIFA dan Bali United
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Berita Unggulan

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026
Berita Unggulan

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026 Berita Unggulan

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026 Berita Unggulan

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.