Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » PESAN SEMBADA: Langkah Sleman Wujudkan Swasembada Pangan
Daerah

PESAN SEMBADA: Langkah Sleman Wujudkan Swasembada Pangan

IsueNasionalBy IsueNasionalMei 8, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
PESAN SEMBADA: Langkah Sleman Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Digitalisasi Penyuluhan. Foto: Humas Kab Sleman
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

PESAN SEMBADA, program digital pelatihan penyuluh pertanian Sleman, resmi diluncurkan Bupati Harda Kiswaya untuk percepatan swasembada pangan.

Kilasinformasi.com, Sleman, – Kabupaten Sleman terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian. Kali ini, inovasi datang dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan melalui program Penyuluh Pertanian Sleman Semangat Mendukung Swasembada atau disingkat PESAN SEMBADA. Program ini secara resmi diluncurkan oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, pada Kamis (8/5) di Padukuhan Tegalan, Sidomoyo, Godean.

Peluncuran program ini menandai babak baru dalam strategi peningkatan kapasitas penyuluh pertanian di Sleman. Dengan mengusung pendekatan digital, para penyuluh kini bisa mengakses pelatihan teknis, manajerial, hingga penguasaan teknologi pertanian secara daring—tanpa harus meninggalkan wilayah tugas mereka.

Foto: humas Kab Sleman

Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Rofiq Andrianto, menyampaikan bahwa PESAN SEMBADA lahir dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat fungsi penyuluh dalam menghadapi tantangan swasembada pangan. Program ini juga menjadi bentuk respons langsung terhadap instruksi Presiden kepada para kepala daerah untuk lebih aktif membina sektor penyuluhan pertanian.

“Program ini bukan hanya peningkatan kapasitas, tapi juga bentuk adaptasi terhadap era digital. Kita ingin penyuluh kita tetap up-to-date dan siap menghadapi tantangan pertanian modern,” ujarnya.

Baca Juga, Kilasinformasi: Staycation Pintar di Bobocabin Baturraden

Kepala Bidang Penyuluhan, Liem Astuti, menjelaskan bahwa model pembelajaran dilakukan secara berkala dua minggu sekali selama 90 menit melalui Zoom Meeting. Ini memudahkan para penyuluh mengikuti pelatihan tanpa meninggalkan pekerjaan lapangan. Lebih dari itu, mereka bisa berinteraksi langsung dengan narasumber berkompeten secara efisien dan hemat biaya.

“Manfaatnya banyak. Mulai dari efisiensi waktu, tanpa biaya perjalanan, hingga akses materi sesuai kebutuhan mereka. Ini benar-benar solusi cerdas,” ungkap Liem.

Baca Juga, Kilasinformasi: SPPG Tridadi Sleman, Simbol Kolaborasi Gizi dan Ekonomi Lokal

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Dinas Pertanian. Menurutnya, PESAN SEMBADA adalah bentuk nyata komitmen daerah untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjadikan Sleman sebagai lumbung pangan yang mandiri.

“Kita butuh penyuluh yang bukan hanya menguasai materi, tapi juga mampu menjadi agen perubahan di lapangan. Program ini adalah fondasi untuk mewujudkan pertanian Sleman yang maju, mandiri, dan modern,” tutur Harda.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Sleman siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung keberlanjutan program ini. Sinergi ini, menurutnya, penting untuk memperluas jangkauan dampak program serta memastikan keberhasilan visi swasembada pangan.

Foto: Humas Kab Sleman

Inovasi seperti PESAN SEMBADA memberi gambaran nyata bagaimana pendekatan digital mampu menjangkau akar rumput. Ketika teknologi digunakan untuk memberdayakan SDM lokal—dalam hal ini penyuluh—maka proses transformasi pertanian pun bisa terjadi dari bawah ke atas.

Sleman telah mengambil langkah awal yang strategis. Jika program ini berhasil, bukan tidak mungkin PESAN SEMBADA bisa menjadi model nasional dalam pelatihan penyuluh berbasis digital, khususnya bagi daerah yang menghadapi keterbatasan sumber daya.

Dengan dukungan pemkab, kolaborasi pusat-daerah, serta kesiapan SDM penyuluh, jalan menuju swasembada pangan bukan lagi mimpi. Sleman telah memulainya—dengan semangat, strategi, dan inovasi. (Ari Gan)

Bupati Harda Kiswaya inovasi Dinas Pertanian Sleman pelatihan pertanian online penyuluh pertanian pertanian digital Sleman PESAN SEMBADA Swasembada Pangan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSPPG Tridadi Sleman, Simbol Kolaborasi Gizi dan Ekonomi Lokal
Next Article Olahraga Tradisional: Merawat Warisan Budaya dan Mempererat Solidaritas ASN Sleman
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Berita Unggulan

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026
Berita Unggulan

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026 Berita Unggulan

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026 Berita Unggulan

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.