Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Pengusaha UMKM: Simbol Optimisme di Tengah Tantangan Ekonomi
Berita Unggulan

Pengusaha UMKM: Simbol Optimisme di Tengah Tantangan Ekonomi

IsueNasionalBy IsueNasionalMaret 18, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri UMKM Maman Abdurahman menyebut pengusaha UMKM sebagai simbol optimisme dalam menggerakkan ekonomi Indonesia, dengan kolaborasi multisektor yang mendukungnya. foto : Dok UMKM
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, 18 Maret 2025, – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman menyampaikan sebuah pandangan optimistis mengenai peran pengusaha UMKM di Indonesia. Dalam diskusi bertajuk “Mengoptimalkan UMKM: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia,” yang digelar di The Big Idea Forum pada 17 Maret 2025, Maman menyebut pengusaha UMKM sebagai simbol optimisme. Di tengah kabar bahwa perekonomian global cenderung melambat, peran UMKM justru semakin vital dalam menjaga harapan.

“Meski banyak yang meramalkan kondisi pasar sedang lesu, pengusaha UMKM memiliki pandangan yang berbeda. Mereka terbukti mampu bertahan dan bahkan berkembang, meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti yang terlihat selama pandemi COVID-19,” ujar Maman dalam acara tersebut.

Baca Juga, Kilasinformasi : Menteri UMKM Tekankan Pentingnya Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Rasio Kewirausahaan di Indonesia

Pandemi yang melanda dunia selama dua tahun terakhir memang memukul banyak sektor ekonomi, tetapi UMKM justru mampu menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Banyak pelaku UMKM yang beradaptasi dengan cepat terhadap situasi baru, bahkan menemukan peluang baru di tengah keterpurukan. “Itulah mengapa pengusaha UMKM bisa disebut sebagai simbol optimisme,” lanjut Maman.

Namun, di balik ketahanan yang luar biasa itu, Menteri Maman menyebutkan adanya sejumlah tantangan yang dihadapi oleh pengusaha UMKM, terutama terkait dengan masalah biaya produksi dan kapasitas produksi yang terbatas. Salah satu solusinya, menurut Maman, adalah implementasi UMKM holding—sebuah skema yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang saling terintegrasi, mulai dari rantai pasokan hingga distribusi.

“Masalah utama bagi banyak UMKM adalah biaya produksi yang tinggi dan sulitnya mengakses pasar yang lebih besar. Dengan skema UMKM holding, produk dari berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah bisa lebih terintegrasi, sehingga bisa menurunkan biaya produksi sekaligus meningkatkan kuantitas dan kualitas produk,” jelas Maman.

Baca Juga, Kilasinformasi : Kementerian UMKM Dorong Pertumbuhan Fesyen Lokal Melalui Jakarta Night Carnival 2025

Namun, keberhasilan skema ini tidak dapat dicapai hanya dengan upaya dari Kementerian UMKM saja. Kolaborasi antar kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan lainnya, sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung UMKM. “Kami membutuhkan kerja sama multisektor agar skema holding UMKM dapat berjalan efektif,” tegas Maman.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta para pemimpin perusahaan besar seperti Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Ivan Cahyadi, dan CEO Philip Morris International, Jacek Olzak. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara PT SRC Indonesia Sembilan dengan sejumlah pihak, termasuk Bulog, Telkomsel, BRI, dan Pos Indonesia. Kerja sama ini mencakup berbagai inisiatif untuk mempercepat digitalisasi ekosistem UMKM.

Forum yang dihadiri oleh 1.000 pengusaha UMKM binaan Sampoerna ini menyoroti betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai sektor dalam mendukung UMKM. Sampoerna Retail Community (SRC), sebagai salah satu bagian dari program kemitraan PT HM Sampoerna, telah membina lebih dari 347 ribu UMKM, terutama yang bergerak di sektor toko kelontong. Dengan jaringan yang luas, SRC berperan penting dalam pemberdayaan UMKM dan membantu mereka tumbuh secara berkelanjutan.

Baca Juga, Kilasinformasi : Pekan Bazar Ramadan Murah: DWP Kementerian UMKM Dorong Pengembangan Produk Lokal

Selain SRC, PT HM Sampoerna Tbk. juga memiliki Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), pusat pelatihan kewirausahaan yang telah beroperasi sejak 2007. SETC tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan teknis, seperti budidaya pertanian dan peternakan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan kewirausahaan yang penting untuk kesuksesan usaha mereka. Sejak didirikan, SETC telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 60 ribu peserta dari berbagai penjuru Indonesia.

Melalui berbagai program ini, PT HM Sampoerna Tbk. menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan UMKM dan tanggung jawab sosial perusahaan. Pemberdayaan UMKM, khususnya di sektor mikro dan kecil, menjadi kunci bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Sumber : Kementrian UMKM

Digitalisasi UMKM Ekonomi Indonesia Maman Abdurahman Menteri UMKM Pemberdayaan UMKM pengusaha UMKM Sampoerna Entrepreneurship Training Center Sampoerna Retail Community UMKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBaznas Batang Serahkan Sembako kepada 255 Petugas Kebersihan DLH
Next Article Prabowo Dukung Pembentukan Klub Sepak Bola Amatir di Daerah
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

DPRD Gorontalo Ubah Agenda Sidang, Ranperda dan Tatib Dijadwalkan Ulang

April 21, 2026
Berita Unggulan

Wali Kota Dumai Dorong Penguatan Karakter Siswa Lewat Program Tahfidz Al-Qur’an di Sekolah

April 20, 2026
Berita Unggulan

Perempuan Buleleng Gerakkan Aksi Bersih Pantai, Wujudkan Semangat Kartini untuk Lingkungan

April 20, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

DPRD Gorontalo Ubah Agenda Sidang, Ranperda dan Tatib Dijadwalkan Ulang

April 21, 2026 Berita Unggulan

KEHANGATAN DAN KERUKUNAN MEWARNAI SYAWALAN SEKAR TANJUNG COMMUNITY DI LOSDANON  

April 20, 2026 Daerah

Cegah Radikalisme – Perkuat Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol _Goes to School_ Hadir di SMPN 4 Sentolo

April 20, 2026 Daerah
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026162 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026136 Views
Terbaru

DPRD Gorontalo Ubah Agenda Sidang, Ranperda dan Tatib Dijadwalkan Ulang

April 21, 2026

KEHANGATAN DAN KERUKUNAN MEWARNAI SYAWALAN SEKAR TANJUNG COMMUNITY DI LOSDANON  

April 20, 2026

Cegah Radikalisme – Perkuat Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol _Goes to School_ Hadir di SMPN 4 Sentolo

April 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.