Isuenasional, Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp1,3 triliun pada 2026 sebagaimana tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Hal ini disampaikan Bupati HSU Sahrujani dalam rapat paripurna DPRD HSU dengan agenda penyampaian Raperda APBD 2026 di ruang rapat paripurna DPRD, Rabu (17/9/2025).
“Sebagaimana Rancangan APBD 2026 yang telah kami sampaikan, target pendapatan daerah kami estimasikan sebesar Rp1,3 triliun lebih,” ujar Sahrujani.
Jika dibandingkan dengan APBD murni 2025, target tersebut turun sekitar Rp99,6 miliar atau 6,88 persen. Meski begitu, belanja daerah dalam RAPBD 2026 justru naik menjadi Rp1,7 triliun, meningkat sekitar Rp43 miliar atau 2,55 persen dari tahun sebelumnya.
Bupati Sahrujani merinci alokasi belanja 2026, yakni belanja operasi sebesar Rp1,1 triliun, belanja modal Rp292,3 miliar, belanja tidak terduga Rp10 miliar, serta belanja transfer Rp252,3 miliar.
Ia menjelaskan, defisit anggaran sebesar Rp381,5 miliar akan ditutupi melalui penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA).
“Dalam RAPBD 2026 ini, kebijakan pembiayaan diarahkan untuk menutupi defisit belanja daerah melalui penerimaan pembiayaan dari SILPA,” jelas Sahrujani.
Adapun kebijakan umum dalam RAPBD 2026 berorientasi pada pembangunan infrastruktur untuk mendukung konektivitas ekonomi, pemberdayaan UMKM, modernisasi sektor pertanian, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta digitalisasi pelayanan publik.
Rapat paripurna tersebut dihadiri Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, Sekretaris Daerah Adi Lesmana, pejabat SKPD, forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi, mahasiswa, dan awak media.
sumber: infopublik.id

