Isuenasional. Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kembali mencatat prestasi lewat inovasi Mobil Inflasi dan Kapal Inflasi yang kini dilirik Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia Komisaris Wilayah VI (APEKSI Komwil VI) sebagai best practice.
Kepala Bagian Ekonomi Kota Tidore Kepulauan, Nurlaila Yasin, mengatakan inovasi tersebut hadir untuk menjawab tantangan distribusi pangan dan komoditas terjangkau bagi masyarakat di wilayah sulit dijangkau.
“Mobil Inflasi dan Kapal Inflasi ini sudah berjalan sejak tahun lalu. Tujuannya mempermudah akses masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga murah, khususnya di daerah pegunungan dan kawasan pulau kecil,” ungkap Nurlaila, Rabu (17/9/2025).
Ia menambahkan, program ini merupakan kelanjutan dari inovasi sebelumnya bernama Kado Inflasi, yaitu kerja sama antar-daerah dalam pengendalian inflasi yang sudah masuk dalam Innovation Government Awards 2025 Kemendagri. Tahun depan, Mobil Inflasi dan Kapal Inflasi rencananya juga akan diusulkan dalam Innovative Government Awards (IGA) 2026.
TPID Kota Tidore Kepulauan bersama sejumlah mitra seperti Bank Indonesia Maluku Utara, Perum Bulog, PT Telkomsel, hingga BUMDes turut mendukung jalannya inovasi ini. Layanan mobil dan kapal inflasi sudah menjangkau Desa Maregam, Marekofo, hingga empat kecamatan di daratan Oba.
Menurut perwakilan APEKSI Komwil VI di Kota Tidore, Zulkifli Ohorella, program tersebut dinilai potensial untuk ditularkan ke kota lain.
“Saya sudah melaporkan data pendukungnya, termasuk foto, video, dan rilis kegiatan. Semoga bisa masuk dalam dokumen best practices APEKSI Komwil VI agar daerah lain bisa mencontoh,” ujar Zulkifli.
APEKSI Komwil VI sendiri terus memantau berbagai inovasi daerah. Mobil Inflasi dan Kapal Inflasi dari Kota Tidore diproyeksikan menjadi salah satu model pengendalian inflasi daerah yang inspiratif.
sumber: infopublik.id

