Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Paragliding World Cup 2025: Langit Lombok Jadi Magnet Baru Wisata Olahraga Dunia
Berita Unggulan

Paragliding World Cup 2025: Langit Lombok Jadi Magnet Baru Wisata Olahraga Dunia

IsueNasionalBy IsueNasionalMei 24, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Lombok jadi sorotan dunia lewat Paragliding World Cup 2025. Sport tourism Indonesia kian menguat dengan event internasional ini. foto: Kemenpar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Lombok, NTB – Langit cerah di atas Sky Lancing, Lombok Tengah, kini menjadi saksi semaraknya ajang Paragliding Accuracy World Cup 2025, sebuah perhelatan internasional yang tak hanya menguji keterampilan para atlet udara, tetapi juga membawa semangat baru bagi kebangkitan sport tourism Indonesia.

Digelar pada 22–25 Mei 2025, kompetisi ini diikuti 47 atlet dari delapan negara. Fokus lomba terletak pada kemampuan mendarat dengan presisi di titik yang ditentukan, menjadikannya tontonan menegangkan sekaligus memikat bagi wisatawan dan pecinta olahraga ekstrem.

Baca Juga, Kilasinformasi: Menyusuri Keindahan Kahayan: Kapolda dan Gubernur Kalteng Luncurkan Kapal Wisata Ramah Lingkungan

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, atau yang akrab disapa Ni Luh Puspa, menyebut ajang ini sebagai momentum penting dalam mengangkat citra Lombok sebagai destinasi unggulan wisata olahraga. “Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi strategi memadukan keindahan alam dengan potensi ekonomi pariwisata,” ujarnya usai menghadiri pembukaan acara, Kamis Kemarin.

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menempatkan sport tourism sebagai prioritas dalam membangun pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Keunikan lanskap Lombok dengan garis pantai, bukit, dan angin stabil menjadikannya arena yang ideal bagi olahraga udara seperti paralayang.

Dukungan penuh diberikan Kemenpar terhadap penyelenggaraan kompetisi ini. Ni Luh Puspa menegaskan, kehadiran para atlet dan delegasi internasional bukan hanya mempromosikan Lombok, tetapi memperkuat ekosistem wisata berbasis olahraga yang inklusif, ramah lingkungan, dan berdampak langsung pada masyarakat lokal.

“Dengan acara ini, Lombok kita posisikan bukan sekadar sebagai destinasi wisata, tapi juga sebagai hub sport tourism Asia Tenggara,” jelas Ni Luh.

Baca Juga, Kilasinformasi: Patroli Berkuda di Malioboro, Cara Humanis Polda DIY Sapa Wisatawan

Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo, yang turut hadir dalam acara ini, menyatakan bahwa olahraga paralayang kini menjadi salah satu cabang yang digandrungi generasi muda dunia. “Ini olahraga yang unik, memacu adrenalin, tapi juga bersahabat dengan alam. Daya tariknya kuat untuk wisatawan milenial dan gen Z,” kata Dito, sapaan akrabnya.

Foto: kemenpar

Ia menambahkan, lomba ini adalah peluang strategis untuk mempromosikan budaya Indonesia melalui pendekatan yang lebih segar dan modern. Kombinasi antara olahraga, alam, dan budaya inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan sport tourism.

Hadir pula dalam pembukaan acara Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanantha Nasir, serta Hafiz Agung Rifai dari Kemenpar. Kolaborasi lintas sektor antara pusat dan daerah ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah event olahraga internasional yang berkelas.

Dukungan ini bukan hanya dari aspek logistik dan promosi, tetapi juga infrastruktur dan pengembangan SDM lokal agar warga sekitar ikut menikmati manfaat dari kemajuan pariwisata berbasis olahraga.

Baca Juga, Kilasinformasi: Menuju Pariwisata Berkelanjutan

Ajang Paragliding World Cup 2025 lebih dari sekadar pertandingan—ia adalah simbol transformasi pariwisata Indonesia menuju era baru yang lebih inovatif dan inklusif. Ke depan, penyelenggaraan event serupa diharapkan bisa terus berlanjut, menjadikan langit Indonesia sebagai panggung global bagi dunia olahraga dan petualangan.

Dengan panorama yang memukau dan semangat kolaborasi yang kuat, Lombok telah menegaskan diri: siap menyambut dunia, dari udara hingga daratan.

Sumber: Kemenpar

destinasi unggulan Lombok event pariwisata internasional Kementerian Pariwisata lomba paralayang internasional Paragliding World Cup 2025 pariwisata NTB sport tourism Lombok wisata olahraga Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBengkulu Diguncang Gempa Magnitudo 6,0: Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Next Article PAUD: Inovasi Pembelajaran Menyenangkan untuk Anak Usia Dini
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Berita Unggulan

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026
Berita Unggulan

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Sambut Hari Kartini, Kolaborasi Komunitas Budaya Gelar “Funwalk 2026” di Yogyakarta

April 23, 2026 Daerah

Semangat Gotong Royong! Ganjarist Yogyakarta Wujudkan Kepedulian Lewat Jalan Sehat dan Resik-Resik Alun Alun Kidul

April 23, 2026 Daerah

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Sambut Hari Kartini, Kolaborasi Komunitas Budaya Gelar “Funwalk 2026” di Yogyakarta

April 23, 2026

Semangat Gotong Royong! Ganjarist Yogyakarta Wujudkan Kepedulian Lewat Jalan Sehat dan Resik-Resik Alun Alun Kidul

April 23, 2026

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.