Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » GKR Bendara: Merawat Air Hujan Adalah Ibadah Sosial dan Wujud Syukur
Berita Unggulan

GKR Bendara: Merawat Air Hujan Adalah Ibadah Sosial dan Wujud Syukur

IsueNasionalBy IsueNasionalSeptember 9, 2025Updated:September 10, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
GKR Bendara apresiasi Komunitas Banyu Bening Sleman yang 10 tahun konsisten memanen air hujan sebagai teladan menjaga kedaulatan air. Foto: istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Isuenasional, Sleman – Di tengah tantangan krisis air yang kian nyata, hadir secercah teladan dari akar rumput. Komunitas Banyu Bening selama satu dekade konsisten menebarkan inspirasi: memanen air hujan, menyaringnya, lalu membagikannya sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat. Gerakan sederhana namun berdampak besar ini mendapat apresiasi langsung dari Gusti Kanjeng Ratu Bendara (GKRB), Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY, dalam acara Kenduri Banyu Udan X Ngopi (Ngobrol Inspirasi) Bareng yang digelar di Sekolah Air Hujan Banyu Bening, Sleman, Selasa (9/9).

Hadir mewakili Gusti Kanjeng Ratu Hemas, GKRB menegaskan pentingnya mengelola air secara bijak di tengah eksploitasi air tanah yang kian mengkhawatirkan. “Air adalah sumber kehidupan. Tanpa kesadaran menjaga, kita sedang mewariskan krisis pada generasi mendatang,” ungkapnya dengan penuh penekanan.

Lebih dari sekadar pesan lingkungan, GKRB mengaitkan gerakan ini dengan filosofi Jawa: Hamemayu Hayuning Bawana (menjaga kelestarian alam), Manunggaling Kawula Gusti (kesadaran spiritual menjaga ciptaan Tuhan), serta Sangkan Paraning Dumadi (kesadaran bahwa manusia berasal dan kembali kepada alam). “Merawat air dan bumi bukan hanya kebutuhan praktis, tapi ibadah sosial dan wujud syukur kita,” tambahnya.

Komunitas Banyu Bening menjadi bukti bahwa masyarakat bisa mandiri menjaga ketahanan pangan dan kedaulatan air. Air hujan yang biasanya terbuang justru diproses menjadi air minum gratis, menegaskan nilai kebersamaan sekaligus mengurangi ketergantungan pada air tanah. “Gerakan seperti ini patut direplikasi di wilayah lain, apalagi di Yogyakarta yang dikenal sebagai tanah budaya dan peradaban,” tutur GKRB.

Sri Wahyuningsih, pendiri Sekolah Air Hujan, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan dari Kraton Yogyakarta. Baginya, perjalanan 10 tahun Banyu Bening adalah bukti nyata bahwa komunitas mampu berkontribusi besar dalam mewujudkan kedaulatan air. “Air hujan adalah rahmat. Dengan mengelolanya, kita menjaga masa depan anak cucu kita,” katanya.

Acara Kenduri Banyu Udan bukan hanya perayaan, tetapi refleksi dan ajakan: bahwa bumi ini bukan milik kita semata, melainkan titipan untuk diwariskan dalam keadaan lestari. Dari Banyu Bening, Sleman, pesan itu mengalir deras, bahwa gerakan kecil dapat membawa arus perubahan besar.

#AirHujan #BanyuBening #GerakanHijau #GKRBendara #KedaulatanAir #KonservasiAir #KrisisAir #LingkunganHidup Sleman Yogyakarta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article‘Siber Go’ UIN Cirebon, Aplikasi untuk Orang Tua Pantau Akademik Mahasiswa
Next Article Profesor ITS Kembangkan Teknologi Prediksi Gelombang dan Kamera Pantai untuk Mitigasi Bencana Pesisir
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Berita Unggulan

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026
Berita Unggulan

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026 Berita Unggulan

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026 Berita Unggulan

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.