Kubu Raya, isuenasional.com — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyambut kunjungan Tim Ekspedisi Patriot, program nasional yang melibatkan ribuan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengembangan kawasan transmigrasi melalui riset langsung di lapangan.
Ekspedisi Patriot merupakan kolaborasi Kementerian Transmigrasi dengan tujuh universitas besar, termasuk Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Diponegoro. Tahun ini, sebanyak 2.000 mahasiswa dari jenjang S1, D4, Magister, hingga Doktor diterjunkan ke 133 kabupaten/kota di 27 provinsi.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kubu Raya, Mustafa, menyebut daerahnya mendapatkan lima tim yang ditempatkan di dua kawasan transmigrasi, yakni Terentang dan Rasau Jaya. Para peserta telah menjalankan penelitian intensif selama empat bulan.
Mustafa mengatakan, penelitian tersebut berfokus pada potensi komoditas unggulan di masing-masing wilayah. Rasau Jaya tercatat memiliki potensi kelapa dalam, pinang, dan sejumlah komoditas pertanian lainnya. Sementara itu, kawasan Terentang selain mengandalkan kelapa sawit juga memiliki potensi tanaman lain seperti jahe.
Ia berharap hasil riset itu dapat menjadi rekomendasi strategis bagi pengembangan ekonomi lokal, tidak hanya di dua kecamatan tersebut, tetapi juga di wilayah transmigrasi lain, seperti Kubu, Batu Ampar, Teluk Pakedai, dan Sungai Raya.
Kepala Disnakertrans Kubu Raya, Wan Iwansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ekspose output dilakukan untuk menyebarluaskan temuan akademik para peserta ekspedisi. Ada tiga fokus utama penelitian, yaitu model kolaborasi kelembagaan ekonomi, identifikasi komoditas unggulan, dan evaluasi pengembangan kawasan transmigrasi.
Menurutnya, apabila dua kawasan transmigrasi tersebut berkembang secara optimal, maka dampak positifnya akan meluas hingga kecamatan sekitar. Ia menegaskan bahwa Ekspedisi Patriot merupakan program unggulan Kementerian Transmigrasi karena menggabungkan kekuatan riset dosen, peneliti, dan mahasiswa berbasis data lapangan.
Program ini diharapkan mampu menghadirkan rekomendasi pembangunan yang aplikatif serta menjadi rujukan bagi pengembangan kawasan transmigrasi di Kubu Raya pada masa mendatang.
Sumber : Infopublik

