Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Ekosistem EV Tetap Melaju Meski LG Mundur!
Berita Unggulan

Ekosistem EV Tetap Melaju Meski LG Mundur!

IsueNasionalBy IsueNasionalApril 24, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ekosistem EV Tetap Melaju Meski LG Mundur: Indonesia Optimis Capai Target Kendaraan Listrik dan Emisi Rendah. foto: Kemenperin
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pemerintah pastikan ekosistem kendaraan listrik tetap tumbuh meski LG mundur dari proyek baterai EV. Target produksi dan pengurangan emisi tetap berjalan.

Kilasinformasi.com, Jakarta, – Meski LG Energy Solution resmi mundur dari konsorsium proyek baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, optimisme pemerintah tak luntur. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa langkah ini tidak akan menghambat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Justru, langkah LG akan segera diisi oleh mitra strategis baru, yaitu perusahaan asal Tiongkok, Huayou, yang punya rekam jejak kuat dalam riset dan manufaktur material baterai lithium-ion dan kobalt.

Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam proyek skala besar seperti ini, pergantian investor adalah hal yang wajar. Yang terpenting, kata Agus, adalah ekosistem EV Indonesia terus berjalan sesuai roadmap, dengan target yang tetap ambisius dan realistis.

Baca Juga, Kilasinformasi: Ekspor Produk Kulit Naik, Kemenperin Genjot Sentra IKM Kulit di Yogyakarta

Pada 2024, Indonesia mencatat lonjakan jumlah kendaraan listrik hingga 207 ribu unit, naik 78% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh serangkaian kebijakan strategis pemerintah seperti penyusunan peta jalan (roadmap), kepastian hukum bagi investor, serta peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Kemenperin menargetkan, pada 2030 Indonesia bisa memproduksi 9 juta unit sepeda motor listrik dan 600 ribu unit mobil serta bus listrik. Bila tercapai, target ini akan mengurangi konsumsi BBM hingga 21,65 juta barel, serta menekan emisi karbon sebesar 7,9 juta ton.

Ekosistem EV di Indonesia kini didukung oleh:

  • 63 perusahaan motor listrik roda dua dan tiga dengan kapasitas produksi 2,28 juta unit/tahun (investasi Rp1,13 triliun),

  • 9 perusahaan mobil listrik (kapasitas 70.060 unit/tahun, investasi Rp4,12 triliun),

  • 7 perusahaan bus listrik (kapasitas 3.100 unit/tahun, investasi Rp380 miliar).

Total investasi mencapai Rp5,63 triliun, dengan multiplier effect yang signifikan, termasuk penciptaan lapangan kerja dan dorongan ekonomi lokal.

Baca Juga, Kilasinformasi: Kemenperin Kerja Sama dengan Australia: Meningkatkan Kualitas SDM Industri Furnitur Indonesia

Indonesia juga telah memulai produksi baterai EV secara lokal. Dua perusahaan produsen baterai motor listrik, PT Industri Ion Energisindo dan PT Energi Selalu Baru, telah beroperasi dengan kapasitas gabungan 22.000 unit per tahun.

Sementara untuk mobil listrik, ada dua produsen sel baterai besar:

  1. PT HLI Green Power (Hyundai Group dan LG), investasi USD1,1 miliar, kapasitas 10 GWh, memasok hingga 170 ribu kendaraan.

  2. PT International Chemical Industry, kapasitas 100 MWh/tahun (target 256 MWh/tahun atau 25 juta sel).

Selain itu, PT Hyundai Energy Indonesia dan PT Gotion Green Energy Solutions Indonesia juga memproduksi battery pack dengan total investasi ratusan miliar rupiah.

Selaras dengan kebijakan hilirisasi Presiden Prabowo Subianto dalam misi Asta Cita, penguatan ekosistem EV juga mencakup pengolahan nikel lokal untuk bahan baku baterai. Kemenperin ingin menciptakan ekosistem dari hulu ke hilir—mulai dari pengolahan nikel, manufaktur sel, hingga teknologi daur ulang baterai. Ini krusial untuk keberlanjutan jangka panjang dan mengurangi ketergantungan impor.

Insentif Gencar untuk Konsumen dan Industri

Pemerintah memberikan berbagai insentif bagi konsumen EV, seperti:

  • PPnBM 0%,

  • BBN dan PKB KBLBB 0%,

  • Diskon listrik dan suku bunga rendah.

Bagi industri, fasilitas insentif mencakup:

  • Tax holiday,

  • Bea Masuk Ditanggung Pemerintah,

  • Super Tax Deduction.

Insentif ini diharapkan mampu mempercepat produksi, memperluas pasar, dan menciptakan ekosistem EV yang tangguh dan berdaya saing global.

Sumber: Kemenperin

baterai EV ekosistem kendaraan listrik hilirisasi nikel Huayou investasi EV Kementerian Perindustrian kendaraan listrik Indonesia LG Energy Solution mobil listrik motor listrik
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleNurul Ain: Dari Pelajar Madrasah ke Universitas Indonesia
Next Article 6 Orangutan Kembali ke Alam Liar di Hari Bumi
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Berita Unggulan

Kartini Masa Kini: Perempuan Dominasi Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad

April 22, 2026
Berita Unggulan

Harga TBS Sawit Riau Turun Pekan Ini, Tertekan Penurunan CPO Global

April 22, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Sambut Hari Kartini, Kolaborasi Komunitas Budaya Gelar “Funwalk 2026” di Yogyakarta

April 23, 2026 Daerah

Semangat Gotong Royong! Ganjarist Yogyakarta Wujudkan Kepedulian Lewat Jalan Sehat dan Resik-Resik Alun Alun Kidul

April 23, 2026 Daerah

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Sambut Hari Kartini, Kolaborasi Komunitas Budaya Gelar “Funwalk 2026” di Yogyakarta

April 23, 2026

Semangat Gotong Royong! Ganjarist Yogyakarta Wujudkan Kepedulian Lewat Jalan Sehat dan Resik-Resik Alun Alun Kidul

April 23, 2026

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.