Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Dengarkan Suara Anak! Komdigi Sempurnakan Regulasi Perlindungan Digital demi Keamanan Anak di Dunia Maya
Pendidikan

Dengarkan Suara Anak! Komdigi Sempurnakan Regulasi Perlindungan Digital demi Keamanan Anak di Dunia Maya

IsueNasionalBy IsueNasionalFebruari 18, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Komdigi sempurnakan regulasi perlindungan digital untuk anak. Mendengar suara anak sebagai pemangku kepentingan utama demi menciptakan ekosistem digital yang aman. foto : komdigi.go.id
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, 18 Februari 2025 – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus berupaya melindungi generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang. Salah satu langkah besar yang sedang diambil adalah menyempurnakan regulasi perlindungan anak di ruang digital, dengan melibatkan suara anak-anak sebagai pemangku kepentingan utama. Hal ini dilakukan melalui Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan pada Selasa (18/2) di Perpustakaan Komdigi, Jakarta Pusat.

Anak-Anak Sebagai Suara Utama dalam Penyempurnaan Regulasi

Staf Khusus Menteri Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah, dalam acara tersebut menegaskan bahwa anak-anak harus menjadi bagian integral dalam pembuatan kebijakan digital yang melindungi mereka. “Anak-anak bukan sekadar pengguna, mereka adalah pemangku kepentingan utama. Mereka merasakan langsung dampak baik dan buruk dunia digital. Jika kita ingin regulasi yang benar-benar melindungi, kita harus mendengar mereka,” ujar Raline.

Diskusi ini mengundang anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA, untuk berbagi pengalaman mengenai tantangan yang mereka hadapi di dunia digital. Beberapa anak menceritakan betapa mudahnya mereka terpapar konten negatif, tekanan sosial di media digital, dan kurangnya pendampingan dari orang tua saat berselancar di dunia maya.

Tantangan yang Dihadapi Anak-Anak di Dunia Digital

Salah satu tantangan terbesar yang disoroti dalam FGD ini adalah dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental anak-anak. Konten berbahaya yang dapat diakses dengan mudah di internet, menurut Raline, dapat merusak kepercayaan diri anak, menumbuhkan kecemasan, bahkan mendorong mereka ke dalam perilaku berbahaya. “Anak-anak menghadapi tantangan yang tidak selalu kita pahami. Perspektif mereka ini yang harus kita jadikan dasar dalam menyusun kebijakan,” tambahnya.

baca Juga , Kilasinformasi : Segera Hadir Regulasi Baru untuk Lindungi Anak di Ruang Digital, Meutya Hafid Tegaskan Keamanan Digital Anak Adalah Prioritas!

Regulasi yang akan disusun tidak hanya akan mengatur tentang pengawasan konten di dunia maya, tetapi juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya menciptakan lingkungan digital yang mendukung perkembangan mental dan emosional anak-anak.

Peran Keluarga dalam Pembentukan Kebiasaan Digital yang Sehat

Meskipun regulasi merupakan langkah yang sangat penting, Raline Shah juga menekankan bahwa keluarga memiliki peran yang tidak kalah vital. “Kita bisa bikin aturan seketat apapun, tapi kalau di rumah anak-anak tidak mendapatkan contoh yang baik, semua akan percuma. Orang tua harus hadir, bukan hanya secara fisik, tapi juga dalam dunia digital anak-anak mereka,” jelas Raline.

Penting bagi orang tua untuk memahami dunia digital yang dijelajahi oleh anak-anak mereka dan memberi pendampingan serta arahan dalam menggunakan internet dengan bijak. Kolaborasi antara regulasi pemerintah dan peran aktif keluarga akan menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak-anak.

Baca Juga, Kilasinformasi : Menuju Internet Ramah Anak: Komdigi Bersama Platform Digital Susun Regulasi Perlindungan Anak yang Lebih Efektif

Regulasi Perlindungan Anak: Menjawab Kebutuhan Generasi Muda

Dalam diskusi ini, perwakilan dari Pusat Studi Kebijakan Publik (PSPK) turut hadir memberikan pandangan mereka terkait pentingnya regulasi yang lebih ketat dalam melindungi anak-anak di ruang digital. Hasil dari diskusi ini nantinya akan menjadi bahan utama dalam penyempurnaan regulasi perlindungan anak, memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh generasi muda.

Dengan melibatkan anak-anak langsung dalam proses pembuatan regulasi ini, Komdigi memastikan bahwa kebijakan yang ada tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga berbasis pada pengalaman dan suara anak-anak sebagai pengguna utama dunia digital.

Sumber : komdigi

#AnakIndonesia #DuniaDigital #InternetAman #KeamananAnakDiInternet #KebijakanDigital #Komdigi #PendidikanDigital #PeranOrangTua #PerlindunganAnak #RalineShah #RegulasiDigital #SaferInternet informasi kilas kilasinformasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSegera Hadir Regulasi Baru untuk Lindungi Anak di Ruang Digital, Meutya Hafid Tegaskan Keamanan Digital Anak Adalah Prioritas!
Next Article Garuda Muda Siap Bangkit: Laga Terakhir Timnas U-20 Lawan Yaman Jadi Penentu Kehormatan
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Wali Kota Dumai Dorong Penguatan Karakter Siswa Lewat Program Tahfidz Al-Qur’an di Sekolah

April 20, 2026
Berita Unggulan

Perempuan Buleleng Gerakkan Aksi Bersih Pantai, Wujudkan Semangat Kartini untuk Lingkungan

April 20, 2026
Berita Unggulan

Ketika Akademisi dan Jaksa Duduk Bersama Warga Desa, Inilah Wajah Baru Penyuluhan Hukum

Januari 29, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

KEHANGATAN DAN KERUKUNAN MEWARNAI SYAWALAN SEKAR TANJUNG COMMUNITY DI LOSDANON  

April 20, 2026 Daerah

Cegah Radikalisme – Perkuat Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol _Goes to School_ Hadir di SMPN 4 Sentolo

April 20, 2026 Daerah

BNNP DIY dan Pemkab Kulon Progo Pererat Koordinasi Institusional Berantas Narkoba

April 20, 2026 Daerah
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026159 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026136 Views
Terbaru

KEHANGATAN DAN KERUKUNAN MEWARNAI SYAWALAN SEKAR TANJUNG COMMUNITY DI LOSDANON  

April 20, 2026

Cegah Radikalisme – Perkuat Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol _Goes to School_ Hadir di SMPN 4 Sentolo

April 20, 2026

BNNP DIY dan Pemkab Kulon Progo Pererat Koordinasi Institusional Berantas Narkoba

April 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.