Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » “Dari Semarang ke Nusantara: PUTRI 2025 Matangkan Roadmap Transformasi Industri Rekreasi”
Berita Unggulan

“Dari Semarang ke Nusantara: PUTRI 2025 Matangkan Roadmap Transformasi Industri Rekreasi”

IsueNasionalBy IsueNasionalDesember 9, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Rakernas PUTRI 2025 tegaskan sinergi pemerintah, BUMN, dan industri wisata untuk memperkuat destinasi, desa wisata, dan ekosistem pariwisata Indonesia. foto: Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Isuenasional, Semarang — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) yang digelar di Syailendra Fifth Avenue, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (7/12), menghadirkan diskusi yang sangat dinamis dan penuh optimisme mengenai masa depan industri taman rekreasi dan pariwisata nasional.

Menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto serta Tedi Bharata, Wakil Kepala II Badan Pengaturan BUMN, Rakernas tahun ini menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak untuk mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi unggulan Indonesia.

Moderator acara adalah GKR Bendara yang memandu sesi dialog dengan Wamendagri, serta Redita Aliyah yang memoderatori diskusi dengan perwakilan BUMN.

Foto: Istimewa

Meningkatkan Kinerja Industri dan Dampak Sosial

Dalam pembahasan inti, PUTRI menegaskan fokus tahunannya: menguatkan bottom line, mendorong kinerja perusahaan taman rekreasi, sekaligus memastikan hadirnya dampak sosial nyata kepada masyarakat. Orientasi ini dipandang penting untuk menjaga keberlanjutan industri wisata yang inklusif dan berbasis nilai publik.

Kolaborasi untuk Kemajuan Bersama

Baik Kemendagri maupun BUMN menyatakan sikap yang sama: kolaborasi harus saling menguntungkan.
Tedi Bharata menegaskan bahwa BUMN siap bermitra selama program yang diajukan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

BUMN, menurutnya, sejak lama turut hadir dalam pengembangan pariwisata melalui: dukungan infrastruktur, sertifikasi, dan fasilitas keuangan. Namun, ia mengingatkan bahwa tidak semua inisiatif harus dibingkai sebagai CSR; aspek bisnis BUMN juga harus menjadi pertimbangan.

Pengusaha pariwisata didorong untuk memahami perspektif BUMN dan meyakinkan mereka dengan proposal yang jelas, terukur, dan berdaya guna.

Peran PUTRI Sebagai Advisor Kebijakan

Salah satu gagasan strategis yang mengemuka adalah harapan agar PUTRI dapat berperan sebagai advisor ahli di Kemendagri, khususnya pada isu-isu gastronomi, wellness tourism, dan pengelolaan destinasi.

Wamendagri Bima Arya menyambut terbuka aspirasi tersebut. Namun ia menegaskan bahwa lingkup kerja Kemendagri yang luas menuntut asosiasi untuk memilih entry point yang tepat.

Rekomendasi Kemendagri mencakup: memberikan masukan kebijakan untuk program-program tertentu, terlibat dalam event strategis,

memperkuat jejaring melalui organisasi kepala daerah seperti Apeksi, Apkasi, dan APPSI. PUTRI didorong berfungsi efektif sebagai pressure group yang memberikan perspektif industri dalam proses pembuatan kebijakan.

Penguatan Desa Wisata dan Pendekatan Partisipatif

Kemendagri menggarisbawahi bahwa perkembangan desa wisata di berbagai daerah mengharuskan hadirnya konsep partisipatif yang kuat. Banyak pemangku kepentingan terlibat, pemerintah desa, komunitas, pengusaha, akademisi, sehingga tata kelola harus inklusif.

Dirjen Pemerintahan Desa telah menyiapkan anggaran pelatihan bagi aparatur desa mencakup: manajemen destinasi, pemasaran wisata, digital marketing, dan pembangunan ekosistem pariwisata.

Namun, instrumen hukum yang ada masih perlu disesuaikan agar sejalan dengan dinamika lapangan. Paradigma masyarakat sudah berubah; regulasi harus mengikuti. Wamendagri menegaskan bahwa meskipun pejabat dapat berganti, pelaku usaha dan komunitas harus menjaga konsistensi agar bisnis tetap berkelanjutan.

Foto: Istimewa

Pengelolaan Destinasi: Perlu Identitas dan Konsep yang Kuat

Rakernas juga menyoroti tantangan pendataan destinasi wisata yang belum akurat di daerah. Proyek wisata harus dikembangkan dengan konsep matang dan komunikasi intensif dengan budayawan, akademisi, dan komunitas sejak tahap perencanaan.

Contoh kasus seperti wacana program “glow” di Kebun Raya Bogor menunjukkan pentingnya dialog sejak awal agar tidak terjadi penolakan publik. Di sisi lain, potensi wisata edukasi dan sejarah, misalnya Museum Bumi Parawira di Bogor, terbukti memiliki daya tarik besar bagi masyarakat.

Diversifikasi wisata perlu terus diperluas, tidak hanya mengandalkan tren sesaat seperti wisata horor, tetapi juga: wisata edukatif, wisata inspiratif, wisata berbasis alam dan budaya, ekowisata dan wellness tourism. Komunitas lokal harus terlibat sebagai pengelola agar destinasi berdaya hidup jangka panjang.

#BUMNPariwisata #DesaWisata #Ekowisata #IndustriWisata #PariwisataIndonesia #PengelolaanDestinasi #PUTRI2025 #RakernasPariwisata #WellnessTourism
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAmsakar Achmad Serahkan 593 SK PPPK Paruh Waktu Batam, Tegaskan Disiplin dan Kinerja Jadi Prioritas
Next Article Cuaca Ekstrem, Wali Kota Pontianak Imbau Warga Waspada Pohon Tumbang dan Angin Kencang
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026
Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Berita Unggulan

Bupati Muara Enim Apresiasi Dandim 0404, Sertijab Jadi Momentum Perkuat Sinergi TNI

April 21, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026 Nasional

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026 Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026163 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026136 Views
Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.