Pulang Pisau, isuenasional.com – Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta, menghadiri Workshop Penanganan Terpadu Isu Kependudukan di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Desa Hanjak Maju, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk memperkuat implementasi program BKKBN sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
Dalam workshop ini dibahas empat kategori utama yang menyasar edukasi remaja, pasangan usia subur, serta keluarga rentan. Fokus utamanya adalah menjaga jarak kehamilan, mencegah pernikahan dini, dan memperkuat peran lintas sektor dalam mewujudkan keluarga berkualitas.
Ahmad Jayadikarta menjelaskan bahwa Kampung Keluarga Berkualitas merupakan program strategis BKKBN yang mengintegrasikan berbagai sektor pembangunan. “Kampung Keluarga Berkualitas adalah program BKKBN untuk mempercepat pembangunan keluarga melalui integrasi program kependudukan, keluarga berencana, dan lintas sektor. Tujuannya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan keluarga, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan,” ujarnya.
-
Bina Keluarga Remaja (BKR) & Edukasi Kesehatan Reproduksi
Program ini memberi pemahaman kepada remaja dan pasangan usia subur tentang pentingnya pengaturan jarak kehamilan serta akses kontrasepsi. Edukasi dilakukan untuk mencegah kehamilan tidak direncanakan dan pernikahan dini. -
Peningkatan Kesadaran dan Pelayanan KB
Edukasi mengenai risiko kehamilan dini, bahaya stunting, hingga keterampilan hidup diberikan melalui kelompok remaja dan komunitas. Program ini mendorong remaja lebih siap secara fisik dan mental dalam membangun keluarga di masa depan. -
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga
Melalui program UPPKA, keluarga rentan dibantu meningkatkan pendapatan sehingga tekanan ekonomi yang berpotensi memicu pernikahan dini dapat ditekan. -
Pendekatan Lintas Sektor (Sinergi Komunitas)
Berbagai unsur seperti pendidikan, kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga dunia usaha terlibat menciptakan ekosistem desa yang mendukung terwujudnya keluarga berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Pulang Pisau baru saja meraih dua penghargaan nasional terkait program kependudukan.
Penghargaan pertama adalah Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK), yang menunjukkan keunggulan Pulang Pisau dalam menyusun peta jalan pembangunan kependudukan dibandingkan 514 kabupaten lain di Indonesia.
Penghargaan kedua diberikan atas dukungan daerah terhadap peningkatan keterlibatan KB pria, khususnya melalui pelayanan vasektomi di RSUD Pulang Pisau.
“Prestasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menguatkan program kependudukan, keluarga berencana, dan pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi pembangunan daerah,” terang Ahmad Jayadikarta.
Ia berharap sinergi lintas sektor dan kolaborasi masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan Pulang Pisau sebagai kabupaten dengan keluarga berkualitas dan berdaya saing.
Sumber : Infopublik

