Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Wamen UMKM Lepas Ekspor Perdana 22 Produk UMKM ke Filipina dengan Total Nilai Rp961 Juta
Berita Unggulan

Wamen UMKM Lepas Ekspor Perdana 22 Produk UMKM ke Filipina dengan Total Nilai Rp961 Juta

IsueNasionalBy IsueNasionalFebruari 21, 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wamen UMKM, Helvi Moraza, resmi melepas ekspor 22 produk UMKM Indonesia ke Filipina dengan total transaksi Rp961 juta. Ekspor ini menjadi hasil dari program Capacity Building KAMPUS UKM yang berfokus pada pengembangan kompetensi UMKM untuk go global. foto : umkm.go.id
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com 21 Februari 2025 – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Helvi Moraza, secara simbolis melepas ekspor perdana 22 produk UMKM ke Filipina. Produk yang diekspor mencakup berbagai kategori seperti makanan, fesyen, dan kerajinan, dengan total nilai transaksi sebesar Rp961 juta. Pelepasan ekspor tersebut berlangsung di SMESCO Jakarta, pada Kamis (20/2/2025), dan menandai langkah besar dalam memperluas pasar UMKM Indonesia di tingkat internasional.

Dalam sambutannya, Wamen Helvi Moraza mengungkapkan bahwa ekspor perdana ini merupakan hasil dari implementasi program Capacity Building yang dilaksanakan pada tahun 2024 melalui platform KAMPUS UKM. Program ini mengedepankan pendekatan ekosistem dan rantai pasok global, yang bertujuan meningkatkan kompetensi serta kapasitas pengusaha UMKM Indonesia.

“Hari ini, kita menyaksikan pelepasan ekspor perdana produk dari 22 UMKM ke Filipina yang mencakup berbagai sektor produk seperti makanan, fesyen, dan kerajinan. Total nilai transaksi ekspor ini mencapai Rp961 juta,” ujar Wamen Helvi.

Proses ekspor ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara Kementerian UMKM, SMESCO, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Temmy Satya Permana, Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, menjelaskan bahwa rencana kontainer berisi produk UMKM akan diberangkatkan pada 22 Februari 2025, dengan waktu perjalanan diperkirakan selama 12 hari menuju Filipina. LPEI turut berperan dalam pembiayaan pengiriman ekspor ini.

Baca Juga, Kilasinformasi : UMKM Indonesia Makin Siap Go Global Lewat Program “Anak Muda Bisa Ekspor

“Rencana kontainer ini akan diberangkatkan pada 22 Februari 2025. Kami berterima kasih kepada LPEI yang telah mendukung pembiayaan ekspor ini,” tambah Temmy.

Program KAMPUS UKM merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM agar dapat bersaing di pasar global. Dalam program ini, para pengusaha UMKM diberi pelatihan melalui webinar, bimbingan teknis (bimtek), asistensi, serta sertifikasi produk, dengan fokus pada standarisasi dan digitalisasi untuk mendukung ekspor produk.

Helvi juga menekankan pentingnya kurasi yang dilakukan pada setiap tahap program guna memastikan bahwa para pengusaha UMKM dapat mengikuti program dengan penuh komitmen.

“Melalui KAMPUS UKM, kami membekali pengusaha dengan pengetahuan yang diperlukan untuk memperkuat daya saing mereka. Program ini juga mencakup Onsite Business Matching (OBM), yang membantu UMKM bertemu langsung dengan calon pembeli global,” jelas Wamen Helvi.

Onsite Business Matching (OBM) adalah kegiatan yang diadakan untuk mempertemukan UMKM dengan calon pembeli internasional. Pada tahun 2024, OBM telah dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni pada September dan Desember 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 64 peserta UMKM dari berbagai sektor, yang bertemu dengan 21 buyer dari negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Afrika Selatan, Jerman, dan Arab Saudi.

Sebagai hasil dari kegiatan OBM ini, tercatat bahwa terdapat 29 Sales Contract pada OBM tahap pertama senilai 41.800 dolar AS, dan 24 Sales Contract pada OBM tahap kedua senilai 570.360 dolar AS. Total transaksi yang terhimpun dari kedua tahap OBM ini mencapai 612.160 dolar AS, setara dengan lebih dari Rp9,79 miliar.

Ekspor produk UMKM ke pasar internasional seperti Filipina menjadi sebuah tonggak penting bagi perekonomian Indonesia, khususnya sektor UMKM. Dengan meningkatnya standar kualitas dan digitalisasi produk, diharapkan lebih banyak UMKM dapat menembus pasar global, sehingga produk lokal semakin dikenal dan diminati di luar negeri.

Baca Juga, Kilasinformasi : Wamen UMKM Perkuat Keterlibatan UMKM dalam Produksi Becak Listrik, Ini Langkah Strategisnya!

Melalui program seperti KAMPUS UKM, UMKM Indonesia diharapkan bisa terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun pemahaman mereka tentang pasar global. Tidak hanya untuk menambah kontribusi terhadap perekonomian nasional, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di pasar internasional.

Wamen Helvi berharap agar ekspor produk UMKM tidak hanya berhenti pada Filipina, melainkan dapat meluas ke pasar internasional lainnya. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di pasar global serta meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM di Tanah Air.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan lebih banyak produk UMKM Indonesia yang mampu menembus pasar dunia. Ini adalah langkah awal yang sangat positif,” tutup Wamen Helvi.

Sumber : Kementrian UMKM

Ekspor Fesyen Filipina Go Ekspor Indonesia Go Global KAMPUS UKM Kerajinan LPEI Makanan Pembiayaan Ekspor Produk UMKM SMESCO Standarisasi Produk UMKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUMKM Indonesia Makin Siap Go Global Lewat Program “Anak Muda Bisa Ekspor
Next Article Kemendikdasmen dan Kementerian Lain Bahas Tuntaskan Insentif Guru Non ASN di Rapat Bappenas
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Nasional

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026
Berita Unggulan

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026
Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026 Nasional

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026 Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.