PEKANBARU, ISUE NASIONAL — Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan klarifikasi terkait kasus perusakan drainase di Jalan Letkol Hasan Basri yang dilakukan oleh kontraktor pelaksana kegiatan. Isu ini viral dan kembali memunculkan sorotan publik mengenai tunda bayar proyek Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Agung menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berkaitan dengan tunda bayar pekerjaan yang merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya. Hutang proyek itu terjadi pada periode 2023–2024, jauh sebelum ia dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar dilantik memimpin Pekanbaru.
“Artinya apa, yang tidak membayarkan pekerjaan itu bukan kami (pemerintahan saat ini). Namun, karena hutang tersebut merupakan tanggung jawab pemko sebagai lembaga, kami bayarkan,” kata Agung, Jumat (21/11/2025).
Ia menyebut total utang pekerjaan yang ditinggalkan mencapai Rp467 miliar. Menurutnya, pemerintahan yang ia pimpin telah melunasi sebagian besar komitmen tersebut.
“Alhamdulillah, dari hampir Rp500 miliar utang yang ditinggalkan dari tahun 2023-2024, kami lunasi dan bayarkan hingga tersisa Rp90-an miliar,” ungkapnya.
“Jadi, kalau ada yang bilang kami tidak bayar upah orang bekerja, dimana letak tidak bayarnya?”
Agung menegaskan bahwa dirinya bersama Markarius Anwar justru mengambil kebijakan agar sisa utang lama tersebut bisa dibayarkan. Namun, ia mengingatkan bahwa proses pelunasan harus mengikuti prosedur resmi, termasuk audit dan penelaahan berkas.
“Namun tentu ada prosedur dan aturan yang harus dilewati. Seperti audit, penelaahan berkas dan lain sebagainya. Tidak bisa asal bayar tanpa mematuhi mekanisme yang diatur undang-undang,” jelasnya.
Terkait pembongkaran drainase oleh kontraktor, Agung menilai persoalan itu muncul karena proyek tersebut masuk dalam daftar tunda bayar tahun sebelumnya. Ia memastikan bahwa dinas teknis telah melakukan langkah penyelesaian bersama pihak kontraktor.
Agung menutup pernyataannya dengan mengajak masyarakat berpikir objektif serta tidak mudah terpengaruh opini yang beredar tanpa data.
“Silakan cek faktual, jangan berdasarkan katanya. Insyaallah, hal ini tidak akan membuat kami lelah untuk terus berbuat bagi masyarakat Pekanbaru,” ujarnya.
Sumber : InfoPublik

