Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Ruang Siber: Medan Baru Pertahanan Nasional, Menkomdigi Ajak Bangsa Waspada dan Bersatu
Berita Unggulan

Ruang Siber: Medan Baru Pertahanan Nasional, Menkomdigi Ajak Bangsa Waspada dan Bersatu

IsueNasionalBy IsueNasionalMei 28, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menkomdigi Meutya Hafid tegaskan pentingnya ruang siber dalam pertahanan nasional. Serukan kolaborasi atasi hoaks, peretasan, dan ancaman digital. Foto: Komdigi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Jakarta – Di tengah laju transformasi digital yang tak terbendung, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa pertahanan bangsa kini menghadapi tantangan baru: ruang siber. Dalam kuliah umum di Lemhannas RI, ia menyampaikan urgensi kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat keamanan digital Indonesia.

Dalam forum bergengsi Program Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXV dan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXVIII, Menkomdigi menyatakan bahwa ruang siber telah menjadi “jantung pertahanan bangsa.” Menjaga kedaulatan digital, menurutnya, bukan sekadar wacana, tapi keharusan strategis di era yang ditandai oleh masifnya penggunaan teknologi dan internet.

Baca Juga, Kilasinformasi: Kadin Sambut Baik Permen Komdigi 8/2025

“Jika dulu ancaman datang dari darat, laut, dan udara, kini kita harus waspada terhadap serangan dari balik layar komputer,” ujar Meutya di Auditorium Gadjah Mada, Jakarta Kemarin.

Meutya juga mengupas ancaman siber yang datang dalam wujud informasi menyesatkan. Ia memaparkan tiga bentuk hoaks yang kini menjadi senjata ampuh dalam merusak tatanan sosial:

  • Misinformasi, yakni informasi salah tanpa niat jahat

  • Disinformasi, yakni informasi palsu yang sengaja disebarkan

  • Malinformasi, yakni informasi benar yang dipelintir untuk menyudutkan pihak tertentu

“Jangan remehkan hoaks. Ia bisa menggoyang ideologi, merusak harmoni politik, hingga mencabik-cabik persatuan sosial,” tegas Meutya.

Salah satu bukti konkret ancaman ruang siber terjadi saat Bank Syariah Indonesia (BSI) mengalami serangan siber oleh kelompok LockBit 3.0. Peretasan itu bukan hanya mengacaukan layanan 15 juta nasabah, tapi juga menjadi peringatan keras tentang rentannya sektor strategis nasional.

“Kalau bank saja bisa ditembus, bagaimana dengan lembaga militer, kementerian, atau sistem transportasi digital kita?” ujar Meutya.

Serangan seperti ini menunjukkan bahwa keamanan digital harus menjadi prioritas utama. Ia menambahkan bahwa infrastruktur strategis tak boleh dibiarkan jadi sasaran empuk kejahatan digital.

Foto: Komdigi

Sebagai langkah konkret, Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengesahkan sejumlah regulasi penting, seperti:

  • PP No. 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak

  • UU No. 1 Tahun 2024, revisi dari UU ITE

  • Perpres No. 47 Tahun 2023 tentang Strategi Keamanan Siber Nasional

Namun demikian, Menkomdigi menegaskan bahwa regulasi hanyalah fondasi. Kekuatan utama tetap ada pada edukasi dan peningkatan kesadaran publik. Oleh karena itu, ia mengajak para pimpinan nasional untuk aktif menjadi penggerak literasi digital di lingkup masing-masing.

Baca Juga, Kilasinformasi: Menkomdigi Dorong Migrasi ke e-SIM: Cegah Penyalahgunaan Data

“Internet bisa jadi berkah, bisa juga jadi bencana. Tugas kita adalah memastikan masyarakat tahu cara membedakannya,” tuturnya.

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, turut menyuarakan pentingnya memperkuat ketahanan siber. Ia menyebut ruang digital sebagai bagian integral dari sistem pertahanan nasional yang tak bisa diabaikan.

“Ketahanan nasional tak akan kuat bila ruang sibernya rapuh,” ujarnya.

Menkomdigi menutup dengan seruan kolektif untuk menjaga ruang digital sebagai bagian dari kedaulatan bangsa. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil adalah kunci utama.

“Mari kita jaga Indonesia—tidak hanya dari darat, laut, dan udara, tapi juga dari ancaman maya,” pungkas Meutya Hafid.

Sumber: Komdigi

edukasi digital Indonesia hoaks digital Keamanan siber Literasi Digital Menkomdigi Meutya Hafid pertahanan nasional ransomware BSI ruang siber Indonesia strategi siber nasional
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkab Sleman Genjot Transparansi, Bupati Harda Minta OPD Tak Abai pada Pelayanan Informasi Publik
Next Article Kwarcab Batang Torehkan Prestasi, Sabet Gelar “Teladan” di Ajang Pesta Siaga Kwarda Jateng
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Nasional

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026
Berita Unggulan

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026
Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026 Nasional

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026 Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.