Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Pemerintah Percepat Konektivitas Digital di Papua, 1.705 Titik Sudah Tersambung
Berita Unggulan

Pemerintah Percepat Konektivitas Digital di Papua, 1.705 Titik Sudah Tersambung

IsueNasionalBy IsueNasionalMei 21, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pemerintah sambungkan 1.705 titik di Papua ke internet melalui BTS 4G dan SATRIA-1. Akses digital makin merata demi pertumbuhan ekonomi inklusif.. foto: Komdigi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Jayapura — Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan akses digital di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Papua. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Mei 2025, sebanyak 1.705 titik di enam provinsi Tanah Papua telah berhasil terhubung dengan jaringan konektivitas digital.

Upaya ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur digital, terutama di kawasan timur Indonesia. Nezar menyampaikan hal ini saat meninjau langsung lokasi Gedung Pos Angkatan Laut Posal Skouw Sae, di perbatasan Jayapura, Papua, Rabu (21/5).

Baca Juga, Kilasinformasi: Waspadai COVID-19 Gelombang Baru di Luar Negeri

Dari 1.705 titik yang kini telah terkoneksi, 351 lokasi telah dilengkapi sinyal BTS 4G. Rata-rata layanan BTS ini mencatat ketersediaan sinyal hingga 84,24%, berdasarkan data per 10 Mei 2025.

Sementara itu, sebanyak 1.354 titik lainnya terdiri dari fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, kantor desa, rumah ibadah, pos keamanan (TNI dan Polri), pasar, hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Lokasi-lokasi strategis tersebut telah menikmati akses internet dengan kualitas layanan yang cukup tinggi, yakni sekitar 89,5% per April 2025.

“Ini adalah langkah konkret untuk menjamin hak digital masyarakat di wilayah 3T, terutama Papua,” kata Nezar. Ia menambahkan bahwa penguatan konektivitas digital ini diharapkan dapat mendukung produktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih merata.

Baca Juga, Kilasinformasi: Tempursari, Lumajang: “Amazon dari Timur Jawa”

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga menyoroti peran penting Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1 dan jaringan BTS 4G dalam mempercepat distribusi layanan internet. Keduanya menjadi infrastruktur andalan untuk menembus medan geografis yang selama ini sulit dijangkau.

“Wilayah seperti Papua memiliki tantangan tersendiri, tetapi dengan SATRIA-1 dan BTS 4G, kita mampu membuka jalan bagi konektivitas yang berkelanjutan,” ujar Nezar.

Pemerintah menargetkan bahwa masyarakat Papua tak hanya mendapatkan akses internet, namun juga dapat merasakan langsung dampak dari transformasi digital—baik di sektor pendidikan, kesehatan, maupun perekonomian lokal.

Langkah ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bagian dari strategi jangka panjang membangun ekosistem digital inklusif di Papua. Akses internet yang stabil akan membuka jalan bagi berbagai peluang seperti e-learning, layanan kesehatan jarak jauh (telemedicine), digitalisasi UMKM, hingga sistem keamanan terpadu di wilayah perbatasan.

Baca Juga, Kilasinformasi: Menko PMK Ajak Masyarakat Bangkit di Era Digital

Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital nasional, keterlibatan masyarakat Papua dalam ekosistem ini menjadi kunci bagi pemerataan pertumbuhan dan penguatan kedaulatan digital bangsa.

“Transformasi digital bukan hanya mimpi kota besar. Ini adalah hak semua warga negara, termasuk mereka yang tinggal di pelosok Tanah Papua,” tegas Nezar.

Sumber: Komdigi

BTS 4G Papua digitalisasi Papua infrastruktur digital 3T konektivitas digital Papua pemerataan akses internet SATRIA-1 Transformasi digital Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePeringati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional, Wabup Sleman : Momentum Mengenang Jasa Para Pahlawan
Next Article SPMB 2025/2026 Resmi Bergulir: Panduan Lengkap Pendaftaran Murid Baru dari PAUD hingga SMA
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Daerah

Janji Palsu? UMKM Sawit Kecewa, Transport Tak Ada, Parkir Tak Sedia, Hanya Mahasiswa yang Diuntungkan?

April 24, 2026
Daerah

Waspada Jeratan Calo! 5 Kalurahan di Kulon Progo Dikukuhkan Jadi Benteng Pertahanan Lawan TPPO  

April 23, 2026
Daerah

Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Tiga Kalurahan di Sentolo Dicanangkan sebagai Desa Cantik

April 23, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Janji Palsu? UMKM Sawit Kecewa, Transport Tak Ada, Parkir Tak Sedia, Hanya Mahasiswa yang Diuntungkan?

April 24, 2026 Daerah

Waspada Jeratan Calo! 5 Kalurahan di Kulon Progo Dikukuhkan Jadi Benteng Pertahanan Lawan TPPO  

April 23, 2026 Daerah

Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Tiga Kalurahan di Sentolo Dicanangkan sebagai Desa Cantik

April 23, 2026 Daerah
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Janji Palsu? UMKM Sawit Kecewa, Transport Tak Ada, Parkir Tak Sedia, Hanya Mahasiswa yang Diuntungkan?

April 24, 2026

Waspada Jeratan Calo! 5 Kalurahan di Kulon Progo Dikukuhkan Jadi Benteng Pertahanan Lawan TPPO  

April 23, 2026

Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Tiga Kalurahan di Sentolo Dicanangkan sebagai Desa Cantik

April 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.