Isuenasional, Tidore – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Rahmawati Muhammad Sinen, menaruh harapan besar pada budidaya udang vaname untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ia sampaikan saat meninjau proses penimbangan udang di Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur, Senin (15/9/2025).
Menurut Rahmawati, udang vaname memiliki keunggulan dari sisi gizi maupun nilai ekonomis. Komoditas ini dapat menjadi solusi tambahan ketika stok daging dan ikan berkurang.
“Dari sisi gizi dan nilai ekonomisnya, udang vaname sudah terjamin. Kita berharap budidaya ini terus berkembang, bahkan bisa diperluas hingga ke daratan Oba,” ujarnya.
Budidaya udang vaname di Tidore dikelola langsung oleh masyarakat sehingga hasilnya kembali dinikmati warga. Jika stok berlebih, produksi bahkan berpotensi dipasarkan ke luar daerah.
“Mudah-mudahan ke depan kita bisa bekerja sama dengan perusahaan di kabupaten/kota lain untuk pemasaran,” tambahnya.
Rahmawati menjelaskan, masa budidaya udang vaname hingga panen membutuhkan waktu sekitar 70 hari. Ia berharap ketersediaan stok bisa berkelanjutan sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama saat bulan Ramadan dan Idulfitri.
Dengan 13 kolam bioflok yang kini dikelola, Rahmawati mengajak masyarakat untuk ikut mendukung keberlanjutan program ini.
“Ayo masyarakat Kota Tidore Kepulauan, mari manfaatkan budidaya udang vaname. Datanglah, beli, dan konsumsi udang vaname agar kebutuhan gizi kita semua tercukupi,” ajaknya.
Keberadaan udang vaname bukan hanya menopang ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga Tidore.
sumber: Infopublik.id

