PADANG, isuenasional – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi siap bersinergi penuh mendukung program pemberantasan narkotika demi terciptanya Sumatera Barat Bersinar.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengapresiasi kinerja BNNP Sumbar dan seluruh pihak yang terlibat. Pemerintah daerah mendukung penuh langkah-langkah BNNP dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika,” ujar Mahyeldi di Padang, Selasa (23/12/2025).
Gubernur menekankan bahwa pemberantasan narkotika bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh adat dan agama, serta warga.
Sebelumnya, Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Ricky Yanuarfi melaporkan sepanjang 2025 pihaknya aktif menjalankan program pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, serta penegakan hukum. BNNP Sumbar juga berhasil mengungkap sejumlah kasus besar, termasuk peredaran sabu di Kota Padang dan jaringan ganja lintas provinsi jalur Bukittinggi–Medan dengan barang bukti signifikan.
Sepanjang 2025, BNNP Sumbar mencatat 14 Laporan Kasus Narkotika (LKN) dengan total 37 tersangka. Seluruh tersangka merupakan bandar dan kurir, tanpa satupun pengguna yang diamankan. “Semua tersangka adalah bagian dari jaringan peredaran. Tidak ada penyalahguna,” tegas Brigjen Pol Ricky Yanuarfi.
BNNP Sumbar bersama aparat penegak hukum lainnya menegaskan komitmen untuk memberantas peredaran gelap narkotika secara tegas dan berkelanjutan, serta mengajak masyarakat aktif memberikan informasi untuk mendukung upaya pemberantasan.
Sumber : Info Publik

