Isuenasional, Padang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Padang menghadirkan terobosan baru melalui layanan jemput bola inklusif bagi warga lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan. Program bertajuk Nafas Nona (Layanan Penduduk Non Administrasi Kependudukan) ini mulai berjalan di berbagai wilayah pada Selasa (23/9/2025).
Kepala Dukcapil Padang, Teddy Antonius, menjelaskan layanan ini dirancang untuk menjangkau penyandang disabilitas, lansia, orang terlantar, penghuni panti, hingga korban bencana. Petugas Dukcapil akan mendatangi langsung rumah warga maupun fasilitas sosial, sehingga masyarakat tetap bisa memiliki dokumen sah tanpa harus datang ke kantor.
“Dengan inovasi ini, tidak ada lagi warga Kota Padang yang kehilangan haknya hanya karena terkendala mobilitas. Dukcapil hadir langsung dengan pelayanan cepat, sah, dan setara,” ujar Teddy.
Layanan Nafas Nona meliputi penerbitan KTP-el, Kartu Keluarga, hingga akta kelahiran. Lebih jauh, kepemilikan dokumen ini membuka akses warga pada layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga jaminan pensiun.
“Begitu dokumen terbit, otomatis mereka masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Artinya, hak bansos, layanan kesehatan, maupun pendidikan bisa segera diperoleh tanpa hambatan administratif,” jelas Teddy.
Program yang juga dikenal dengan nama “Peduli Warga Emas” ini dijalankan melalui mobil layanan keliling. Mobil tersebut dilengkapi perangkat perekaman biometrik, printer dokumen, hingga jaringan internet portable. Petugas bahkan mendatangi rumah warga, panti sosial, lapas, hingga daerah terpencil dengan pendekatan ramah dan penuh empati.
Inovasi ini juga melibatkan kerja sama lintas sektor, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPJS, Dinas Pendidikan, hingga kecamatan dan kelurahan. Setiap data yang berhasil direkam langsung terhubung dengan sistem pelayanan publik lainnya, sehingga proses integrasi berjalan efektif.
Menurut Teddy, manfaat program ini dirasakan oleh semua pihak: warga rentan memperoleh hak kependudukannya, pemerintah memiliki basis data akurat untuk program tepat sasaran, dan masyarakat mendapatkan kepastian hukum sebagai warga negara.
“Dengan dukungan regulasi, SDM, serta partisipasi masyarakat, kami optimistis inovasi ini dapat berjalan berkelanjutan demi membahagiakan masyarakat Kota Padang,” tutupnya.
sumber: Infopublik.id

