Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Dirjen Komdigi Fifi Aleyda Yahya: Medsos dan Media Mainstream Harus Bersinergi Bangun Informasi Kredibel
Berita Unggulan

Dirjen Komdigi Fifi Aleyda Yahya: Medsos dan Media Mainstream Harus Bersinergi Bangun Informasi Kredibel

IsueNasionalBy IsueNasionalOktober 24, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dirjen Komdigi Fifi Aleyda Yahya ajak media sosial dan media mainstream bersinergi bangun ruang digital yang kredibel dan bermakna.Foto: Amiri Yandi/InfoPublik
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Isuenasional, Makassar – Era digital yang serba cepat membawa tantangan baru bagi dunia informasi. Di tengah derasnya arus konten, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya, menegaskan pentingnya kolaborasi antara media sosial dan media mainstream untuk membangun ekosistem informasi yang kredibel.

Hal itu disampaikan Fifi saat membuka diskusi “Media Connect: Dari Clickbait Jadi Kredibel” di Menara Bosowa, Makassar, Kamis (23/10/2025).

“Media sosial memberi kecepatan dan kedekatan, sementara media mainstream memberi kedalaman dan kredibilitas. Kalau dua kekuatan ini digabung, kita bisa punya ekosistem informasi yang disukai sekaligus dipercaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Fifi juga membagikan kisah pribadinya yang sarat makna. Ia mengaku memiliki darah Makassar dari garis ibunya, yang menjadi sumber semangatnya untuk bercerita dan menekuni dunia jurnalistik.

“Orang Makassar itu pencerita sejati. Dulu bercerita dari mulut ke mulut, sekarang lewat posting-an. Tapi di tengah derasnya arus cerita, tantangannya satu: siapa yang bisa dipercaya?” tutur Fifi.

Ia menyoroti fenomena clickbait dan hoaks yang seringkali mengorbankan kepercayaan publik demi popularitas. Menurutnya, prinsip “bad news is good news” sudah seharusnya ditinggalkan karena dampak negatifnya terhadap citra, moral, dan kepercayaan masyarakat.

“Hoaks dan misinformasi itu merusak, bukan hanya nama seseorang, tapi juga kepercayaan publik. Padahal, medsos dan media mainstream tidak perlu bersaing. Keduanya bisa saling melengkapi,” tegasnya.

Fifi menambahkan, semangat kolaboratif inilah yang menjadi roh dari gelaran Media Connect. Ia juga memperkenalkan sejumlah narasumber inspiratif yang hadir dalam diskusi tersebut, seperti Alexander Sabar, Dirjen Pengawasan Ruang Digital; Fenty Effendi, jurnalis senior; dan Wahyu Aji dari Good News From Indonesia — yang membuktikan bahwa berita baik pun bisa viral.

Tak lupa, Fifi menyampaikan salam hangat dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang berhalangan hadir namun menitipkan dukungan bagi acara tersebut.

Di akhir sambutannya, Fifi mengingatkan bahwa di era digital, semua orang bisa menjadi penyampai pesan, tapi tanggung jawabnya pun ikut membesar.

“Tugas kita bukan hanya membuat orang membaca, tapi membuat mereka percaya. Di era banjir informasi, yang paling berharga bukan sekadar klik, tapi kredibilitas,” pungkasnya.

Diskusi Media Connect menjadi ajang refleksi penting bagi insan media dan publik digital agar mampu menjaga ruang informasi tetap sehat, edukatif, dan berimbang,  tanpa kehilangan sisi kemanusiaan di balik setiap cerita.

sumber: Infopublik.id

#CegahHoaks #DigitalKredibel #FifiAleydaYahya #JurnalismeModern #Kemkomdigi #Makassar #MediaConnect #MediaMainstream #MediaSosial #RuangDigital
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBelajar Jadi Konsumen Pintar: Tips Cerdas Mengisi BBM di SPBU Sleman
Next Article Internet dan AI Ubah Gaya Hidup Digital Masyarakat Indonesia, Tapi Literasi Masih Jadi Tantangan
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026
Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Berita Unggulan

Bupati Muara Enim Apresiasi Dandim 0404, Sertijab Jadi Momentum Perkuat Sinergi TNI

April 21, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026 Nasional

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026 Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.