Isuenasional, Pangkajene dan Kepulauan – Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), meresmikan Mini Distribution Centre (MDC) Hebat di Kabupaten Pangkep, Rabu (17/9/2025). Kehadiran fasilitas ini menjadi strategi baru pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada harga kebutuhan pokok yang kerap bergejolak.
Menurut Bupati MYL, kehadiran MDC Hebat akan memperkuat upaya yang selama ini dilakukan Pemkab melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). “Kami berharap kehadiran MDC ini bisa menjadi penguat dalam menekan angka inflasi. Selama ini pemerintah daerah terus berupaya melalui GPM, dan MDC diharapkan mampu memperluas dampak positifnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Analis Kebijakan Bagian Ekonomi dan SDM Pangkep, Yusfin, menjelaskan bahwa MDC Hebat menyalurkan kebutuhan pokok dari Bulog maupun distributor lain yang bermitra dengan Pemkab. Pengelolaan dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Pangkep.
Selain menjaga ketersediaan pangan dengan harga terjangkau, MDC juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka. Namun, fokus utama tetap pada distribusi bahan kebutuhan pokok. “Ini salah satu upaya agar UMKM bisa mengembangkan produknya. Meski begitu, tujuan utama tetap menyediakan bahan pokok penting,” jelas Yusfin.
Masyarakat bisa langsung berbelanja di MDC Hebat dengan pembatasan kuota pembelian agar distribusi lebih merata. Misalnya, pembelian minyak goreng maksimal dua liter per orang. “Siapapun bisa berbelanja di MDC, namun ada pembatasan kuota per orang supaya bisa berbagi dengan warga lainnya,” tambahnya.
Harga produk di MDC Hebat relatif lebih terjangkau karena sebagian barang mendapat subsidi dari Bulog. Selain itu, fasilitas ini juga difungsikan sebagai sarana gerakan pangan murah ketika harga pangan di pasaran melonjak.
Berlokasi di kompleks pertokoan Palampang, MDC Hebat menyediakan beragam kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, hingga bumbu dapur. Dengan keberadaannya, Pemkab Pangkep berharap distribusi pangan menjadi lebih stabil, harga tetap terkendali, dan masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan dengan harga ramah di kantong.
sumber: Infopublik.id

