Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1446 H Digelar di 125 Titik di Indonesia, Siapkah Anda Menyambut Ramadan?
Berita Unggulan

Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1446 H Digelar di 125 Titik di Indonesia, Siapkah Anda Menyambut Ramadan?

IsueNasionalBy IsueNasionalFebruari 19, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pemantauan hilal awal Ramadan 1446 H akan dilakukan di 125 titik seluruh Indonesia pada 28 Februari 2025. Kemenag pastikan ibadah Ramadan dimulai dengan tepat. foto : kemenag.go.id
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, 19 Februari 2025 – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 H, Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia akan melakukan pemantauan hilal (rukyatulhilal) pada 28 Februari 2025. Pemantauan ini akan dilakukan di 125 titik yang tersebar di seluruh Indonesia, guna memastikan awal Ramadan dimulai dengan tepat.

Rukyatulhilal: Penentuan Awal Ramadan Berdasarkan Astronomi dan Rukyah

Pemantauan hilal merupakan langkah penting dalam menentukan awal Ramadan, yang dilakukan berdasarkan perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan langsung (rukyat). Pada tahun ini, ijtimak menjelang Ramadan diperkirakan terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB. Pada hari tersebut, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan berada antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.

Abu Rokhmad, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, menjelaskan bahwa pemantauan hilal akan dilakukan di 125 titik lokasi di seluruh Indonesia, yang melibatkan ahli falak dari Kantor Wilayah Kemenag dan Kemenag Kabupaten/Kota. Selain itu, Kemenag bekerja sama dengan Pengadilan Agama, organisasi masyarakat Islam, serta berbagai instansi terkait lainnya untuk memastikan proses rukyatulhilal berjalan lancar.

Baca juga , Kilasinformasi : Menjelang Ramadan, Pemerintah Siapkan Operasi Pasar untuk Cegah Lonjakan Harga Pangan, Begini Rencananya!

Sidang Isbat: Pembahasan Hasil Rukyatulhilal

Setelah pemantauan hilal, hasil rukyatulhilal yang dilakukan di berbagai daerah akan dibahas dalam Sidang Isbat. Sidang ini merupakan forum untuk menetapkan hasil rukyatulhilal dan menjadi dasar penetapan awal Ramadan di Indonesia. Sidang isbat akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta lembaga terkait lainnya.

Sinergi Pemerintah dan Organisasi Islam dalam Menentukan Awal Ramadan

Abu Rokhmad menekankan bahwa Sidang Isbat ini adalah bentuk sinergi antara Kemenag, organisasi Islam, serta lembaga terkait dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk awal Ramadan. “Keputusan yang diambil dalam Sidang Isbat diharapkan dapat menjadi pedoman bersama bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah Ramadan,” ujar Abu Rokhmad.

Di samping itu, pemantauan hilal juga melibatkan pakar ilmu falak dari organisasi masyarakat Islam, anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, serta pimpinan organisasi Islam dan pondok pesantren. Semua pihak ini bekerja sama untuk memastikan keputusan yang diambil dalam Sidang Isbat berdasarkan data yang akurat dan dapat diterima oleh seluruh umat Islam.

125 Titik Lokasi Pemantauan Hilal di Seluruh Indonesia

Berikut adalah beberapa contoh lokasi pemantauan hilal yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia:

  • Aceh: Lhoknga, Sabang, Lhokseumawe, Aceh Jaya
  • Sumatra Utara: Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara, Pantai Binasi Sorkam Barat
  • Jawa Barat: Observatorium Bosscha, POB Pondok Bali Subang, Pantai Anyer Serang
  • Jawa Tengah: Menara Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang, Planetarium UIN Walisongo Semarang
  • Sulawesi Selatan: GTC Kota Makassar, Kepulauan Selayar
  • Papua: Pantai Lampu Satu Merauke

Pemantauan hilal ini akan dilaksanakan dengan berbagai peralatan canggih yang memadai, termasuk teleskop dan alat observasi astronomi lainnya, guna memastikan hasil yang akurat.

Baca Juga, Kilasinformasi : Sidang Isbat Awal Ramadan 1446 H Digelar 28 Februari 2025, Ini Proses dan Harapannya

Menjaga Keakuratan Penetapan Awal Ramadan

Kemenag berharap, melalui pemantauan hilal di 125 titik ini, umat Islam di Indonesia dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tepat waktu dan sesuai dengan ketetapan syariat. Keakuratan dalam penetapan awal Ramadan sangat penting agar umat Islam dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan penuh keberkahan.

Dengan adanya pemantauan yang melibatkan berbagai pihak dan teknologi terkini, Kemenag berharap agar seluruh umat Islam di Indonesia dapat merayakan bulan suci Ramadan 1446 H dengan semangat kesatuan dan ketaatan.

sumber : Kementrian Agama

#AwalRamadan #BulanRamadan #FalakIndonesia #Islam #KementerianAgama #PemantauanHilal #PenyambutanRamadan #Ramadan1446H #Rukyatulhilal #SidangIsbat Indonesia informasi Kemenag kilas kilasinformasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGaruda Muda Siap Bangkit: Laga Terakhir Timnas U-20 Lawan Yaman Jadi Penentu Kehormatan
Next Article Dukung Swasembada Energi dan Pangan, Wamendes Ariza Patria Luncurkan Ekosistem Industri Biomassa di Banyumas
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Wali Kota Dumai Dorong Penguatan Karakter Siswa Lewat Program Tahfidz Al-Qur’an di Sekolah

April 20, 2026
Berita Unggulan

Perempuan Buleleng Gerakkan Aksi Bersih Pantai, Wujudkan Semangat Kartini untuk Lingkungan

April 20, 2026
Berita Unggulan

Diaspora Banyuwangi Jadi Motor Ekonomi Daerah, Ikawangi Siap Dorong Investasi dan Pariwisata

April 20, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

KEHANGATAN DAN KERUKUNAN MEWARNAI SYAWALAN SEKAR TANJUNG COMMUNITY DI LOSDANON  

April 20, 2026 Daerah

Cegah Radikalisme – Perkuat Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol _Goes to School_ Hadir di SMPN 4 Sentolo

April 20, 2026 Daerah

BNNP DIY dan Pemkab Kulon Progo Pererat Koordinasi Institusional Berantas Narkoba

April 20, 2026 Daerah
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026160 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026136 Views
Terbaru

KEHANGATAN DAN KERUKUNAN MEWARNAI SYAWALAN SEKAR TANJUNG COMMUNITY DI LOSDANON  

April 20, 2026

Cegah Radikalisme – Perkuat Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol _Goes to School_ Hadir di SMPN 4 Sentolo

April 20, 2026

BNNP DIY dan Pemkab Kulon Progo Pererat Koordinasi Institusional Berantas Narkoba

April 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.