Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Menko PMK Pratikno Ingatkan Pemda di Sumatra Perkuat Siaga Bencana Hidrometeorologi Jelang Tahun Baru
Berita Unggulan

Menko PMK Pratikno Ingatkan Pemda di Sumatra Perkuat Siaga Bencana Hidrometeorologi Jelang Tahun Baru

IsueNasionalBy IsueNasionalDesember 30, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menko PMK Pratikno mengingatkan pemda di Sumatra memperkuat kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi jelang Tahun Baru. Foto : Harif Almahendra/
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

BANDA ACEH, isuenasional.com — Pemerintah pusat meminta seluruh pemerintah daerah, khususnya di wilayah Sumatra, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah yang diperkirakan meningkat pada akhir 2025 hingga awal 2026. Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya curah hujan yang berpotensi memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah rawan.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam rapat koordinasi apel kesiapsiagaan bencana yang digelar secara daring, Senin (29/12/2025). Rapat diikuti oleh kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta unsur penanggulangan bencana di berbagai wilayah.

Menko PMK menilai kondisi cuaca ekstrem yang bertepatan dengan lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru menjadi kombinasi risiko yang harus diantisipasi secara serius. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai lebih dari 100 juta orang, termasuk ke wilayah-wilayah rawan bencana. “Ini bukan situasi biasa. Curah hujan tinggi, banjir, dan longsor terjadi di banyak titik, termasuk di sejumlah provinsi di Sumatra. Semua unsur harus siaga 24 jam,” tegas Pratikno.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, serta PMI yang telah bekerja di lapangan, khususnya di wilayah terdampak seperti Aceh dan Sumatra Utara. Meski demikian, daerah yang belum terdampak diingatkan untuk tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Pratikno, penguatan sistem peringatan dini menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana. Informasi cuaca dan potensi bencana dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) harus dimonitor secara intensif dan segera diteruskan kepada masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. “Jangan diasumsikan masyarakat sudah paham risikonya. Informasi harus disampaikan terus-menerus, disertai simulasi dan rencana kontinjensi yang jelas,” ujarnya.

Selain kesiapsiagaan darurat, Menko PMK juga menekankan pentingnya percepatan pemulihan di daerah terdampak, terutama pemulihan layanan dasar. Ia menyoroti pemulihan layanan kesehatan, konektivitas transportasi dan telekomunikasi, serta keberlanjutan layanan pendidikan yang akan memasuki semester baru pada awal Januari. “Anak-anak harus tetap bisa sekolah, meskipun dengan fasilitas sementara. Pemulihan pendidikan dan kesehatan tidak boleh tertunda,” katanya.

Pratikno turut mendorong solidaritas antarwilayah. Daerah yang relatif aman diminta membantu wilayah terdampak melalui dukungan logistik, personel, dan sumber daya lain, sembari tetap menjaga kesiapsiagaan internal masing-masing daerah.

Menutup arahannya, Menko PMK mengajak pemerintah daerah memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kapasitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah, terutama di wilayah dengan keterbatasan personel dan anggaran. Pemerintah pusat, kata dia, berkomitmen memberikan dukungan, namun keberhasilan penanganan bencana sangat bergantung pada kesiapan dan respons cepat di tingkat lokal. “Bencana hidrometeorologi ini adalah alarm keras. Mitigasi dan kesiapsiagaan tidak boleh lagi menjadi pilihan, tetapi keharusan,” pungkas Pratikno.

Sumber : InfoPublik.id

#Hidrometeorologi #KesiapsiagaanBencana #MenkoPMK #Nataru #Pratikno #SiagaBencana #Sumatra BMKG BNPB
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBupati Pulang Pisau Ajak Masyarakat Rayakan Natal dengan Semangat Solidaritas dan Toleransi
Next Article Kemenag Salurkan Bantuan Rp10,2 Miliar untuk Penyintas Banjir di Sumatra Barat
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Daerah

Sambut Hari Kartini, Kolaborasi Komunitas Budaya Gelar “Funwalk 2026” di Yogyakarta

April 23, 2026
Daerah

Semangat Gotong Royong! Ganjarist Yogyakarta Wujudkan Kepedulian Lewat Jalan Sehat dan Resik-Resik Alun Alun Kidul

April 23, 2026
Berita Unggulan

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Sambut Hari Kartini, Kolaborasi Komunitas Budaya Gelar “Funwalk 2026” di Yogyakarta

April 23, 2026 Daerah

Semangat Gotong Royong! Ganjarist Yogyakarta Wujudkan Kepedulian Lewat Jalan Sehat dan Resik-Resik Alun Alun Kidul

April 23, 2026 Daerah

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Sambut Hari Kartini, Kolaborasi Komunitas Budaya Gelar “Funwalk 2026” di Yogyakarta

April 23, 2026

Semangat Gotong Royong! Ganjarist Yogyakarta Wujudkan Kepedulian Lewat Jalan Sehat dan Resik-Resik Alun Alun Kidul

April 23, 2026

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.