Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Sekolah Rakyat: Sekolah Unggulan Gratis untuk Anak-anak dari Keluarga Miskin
Pendidikan

Sekolah Rakyat: Sekolah Unggulan Gratis untuk Anak-anak dari Keluarga Miskin

IsueNasionalBy IsueNasionalMei 22, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sekolah Rakyat hadir sebagai sekolah unggulan gratis khusus untuk anak-anak miskin. Program Kemensos ini menjangkau 63 titik mulai Juli 2025.. foto: Kemensos
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menunjukkan keberpihakan nyata kepada warga miskin dan miskin ekstrem. Kali ini, perhatian itu diwujudkan dalam bentuk Sekolah Rakyat—sebuah program pendidikan unggulan berbasis asrama, yang khusus dirancang untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekilas, mungkin banyak yang mengira Sekolah Rakyat adalah sekolah alternatif atau darurat. Tapi nyatanya, justru sebaliknya. Sekolah ini mengusung konsep boarding school berkualitas tinggi, lengkap dengan fasilitas, tenaga pendidik, dan kurikulum setara sekolah unggulan. Perbedaannya hanya satu: sekolah ini gratis dan diperuntukkan khusus bagi anak-anak yang selama ini termarjinalkan dari sistem pendidikan formal.

Baca Juga, Kilasinformasi: Pemerintah Hadirkan Dua Sekolah Rakyat di Makasar

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, menegaskan komitmen Presiden untuk memberikan kesempatan emas kepada kelompok miskin ekstrem agar bisa mengakses pendidikan layak.

“Yang sekolah di Sekolah Rakyat bukan mereka yang lulus tes IQ atau akademik, tapi mereka yang benar-benar dari keluarga miskin. Ini bentuk keberpihakan negara yang nyata,” ujar Gus Ipul dalam audiensi bersama tokoh masyarakat, akademisi, tenaga medis, dan perwakilan komunitas disabilitas di Jakarta.

Gus Ipul menyatakan bahwa Sekolah Rakyat bukanlah opsi kedua, melainkan pilihan utama bagi mereka yang selama ini tidak punya pilihan. Negara hadir tidak hanya dengan fasilitas fisik, tetapi juga dengan pendekatan kurikulum berbasis talent mapping, bukan sistem pendidikan konvensional yang seragam.

“Jangan paksa sapi terbang. Anak-anak kita harus diarahkan sesuai dengan bakat dan potensi masing-masing,” tegasnya.

Baca Juga, Kilasinformasi: Empat Sekolah Rakyat Siap Hadir di Sumut Tahun Ini, Salah Satunya di UINSU

Pendekatan ini memungkinkan setiap anak berkembang sesuai talenta unik mereka, bukan dipaksa mengikuti standar akademik yang kaku. Hal ini sekaligus menjadi pembeda utama antara Sekolah Rakyat dengan lembaga pendidikan formal pada umumnya.

Selain aspek pendidikan, Kemensos juga menaruh perhatian besar pada kesehatan peserta didik. Setiap anak yang akan masuk sekolah harus dipastikan dalam kondisi sehat. Jika ada yang terdiagnosis penyakit seperti TBC, negara akan menanggung seluruh biaya pengobatan hingga sembuh.

“Kami tidak akan menolak. Tapi kami pastikan mereka sembuh dulu. Semua biaya ditanggung negara,” jelas Gus Ipul.

Program ini akan dimulai pada Juli 2025 dengan membuka 63 Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai wilayah:

  • Pulau Jawa: 34 titik

  • Sumatera: 13 titik

  • Sulawesi: 8 titik

  • Bali dan Nusa Tenggara: 3 titik

  • Kalimantan: 2 titik

  • Maluku: 2 titik

  • Papua: 1 titik

Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat hingga mencapai 240 titik, dengan kapasitas masing-masing sekitar 40 rombongan belajar. Tujuannya, kehadiran sekolah ini bisa merata di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Sekolah Rakyat juga mengusung sistem multi entry – multi exit, yang memberi fleksibilitas bagi siswa. Anak yang telah menyelesaikan satu modul boleh bekerja dulu, lalu kembali melanjutkan pendidikan tanpa harus menyelesaikannya dalam jangka waktu tertentu.

“Saya ingin mereka lulus bukan hanya dengan ijazah, tapi juga punya keterampilan hidup. Mereka harus siap bekerja, membuka usaha, dan mandiri,” kata Gus Ipul.

baca Juga, Kilasinformasi: Sekolah Rakyat Jadi Senjata Baru Pemerintah untuk Menghapus Kemiskinan Ekstrem

Kementerian Sosial juga tidak berhenti pada anak-anak saja. Orang tua siswa pun akan dibekali program pemberdayaan ekonomi agar roda kesejahteraan keluarga bisa berputar lebih cepat. Kombinasi antara pendidikan anak dan pemberdayaan orang tua ini diyakini akan menciptakan dampak berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Yang kaya bisa sekolah di mana saja. Tapi yang miskin harus dibela. Karena mereka punya hak yang sama untuk berhasil,” pungkas Gus Ipul.

Dengan pendekatan menyeluruh, Sekolah Rakyat bukan sekadar inisiatif pendidikan, tapi gerakan sosial yang berani meretas kesenjangan dan membuka harapan baru bagi masa depan Indonesia yang lebih inklusif.

Sumber: Kemensos

pendidikan berbasis talenta pendidikan untuk warga miskin program pendidikan unggulan program sosial Kemensos sekolah asrama gratis sekolah gratis Kemensos Sekolah Rakyat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIndonesia Catat Sejarah! PSSI Luncurkan Program Beasiswa Pelatih Wanita Pertama di Asia Bersama FIFA dan Bali United
Next Article Bupati Batang: Biarkan Anak Bertanding Tanpa Tekanan, Prestasi Akan Mengikuti
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

BBPOM Aceh Edukasi Orang Tua SLB soal Keamanan Pangan, Cegah Stunting Sejak Dini

April 21, 2026
Berita Unggulan

Wali Kota Dumai Dorong Penguatan Karakter Siswa Lewat Program Tahfidz Al-Qur’an di Sekolah

April 20, 2026
Berita Unggulan

Perempuan Buleleng Gerakkan Aksi Bersih Pantai, Wujudkan Semangat Kartini untuk Lingkungan

April 20, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026 Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026 Berita Unggulan

Bupati Muara Enim Apresiasi Dandim 0404, Sertijab Jadi Momentum Perkuat Sinergi TNI

April 21, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026162 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026136 Views
Terbaru

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026

Bupati Muara Enim Apresiasi Dandim 0404, Sertijab Jadi Momentum Perkuat Sinergi TNI

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.