Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Hak Kekayaan Intelektual: Pilar Strategis Diplomasi dan Pembangunan Ekonomi Negara
Nasional

Hak Kekayaan Intelektual: Pilar Strategis Diplomasi dan Pembangunan Ekonomi Negara

IsueNasionalBy IsueNasionalApril 12, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Hak Kekayaan Intelektual: Pilar Strategis Diplomasi dan Pembangunan Ekonomi Negara. foto: Dok Kemlu
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pemahaman HAKI jadi kunci strategi diplomasi dan pembangunan ekonomi Indonesia. Kemenlu dan WIPO dorong sinergi inovasi, perlindungan, dan branding UMKM.

Kilasinformasi.com, 12 April 2025 — Isu Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tak lagi sebatas ranah hukum atau teknologi, tetapi kini telah menjelma menjadi elemen strategis dalam hubungan internasional dan pembangunan ekonomi. Inilah yang mendorong Kementerian Luar Negeri RI, melalui Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional serta Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral, menggelar forum “Understanding Intellectual Property for Diplomats” pada Jumat Kemarin.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian serta lembaga terkait. Salah satu pemateri utama adalah Hasan Kleib, Deputy Director General dari World Intellectual Property Organization (WIPO), yang juga merupakan mantan Duta Besar Indonesia untuk PBB di Jenewa.

Baca Juga, Kilasinformasi: Dorong Inovasi dan Lindungi Merek Lokal, Menekraf Gaungkan Lisensi sebagai Kunci Ekonomi Kreatif

Dalam sambutannya, Wamenlu Havas menekankan bahwa isu HAKI semakin penting dalam konteks diplomasi kontemporer. Hal ini terlihat dalam negosiasi berbagai perjanjian internasional, seperti Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang menempatkan perlindungan kekayaan intelektual sebagai salah satu topik utama.

“Para diplomat Indonesia dituntut tidak hanya memahami prinsip dasar HAKI, tetapi juga mampu menyampaikan posisi dan kepentingan nasional dalam forum internasional,” ujar Havas.

Baca Juga, Kilasinformasi: Indonesia Siap Sambut Dunia: Pertemuan Regional Pariwisata UN Tourism Digelar di Jakarta

Dalam sesi pemaparan, Hasan Kleib menjelaskan bahwa WIPO sebagai satu-satunya badan khusus PBB yang menangani isu HAKI, telah mengembangkan pendekatan yang menekankan tiga pilar utama: inovasi, komersialisasi, dan perlindungan. Pendekatan ini tidak hanya penting untuk negara maju, tapi juga sangat relevan bagi negara berkembang seperti Indonesia.

WIPO, kata Kleib, saat ini menjalankan berbagai program pelatihan dan dukungan teknis untuk memperkuat kapasitas negara-negara anggota. Termasuk di dalamnya adalah bantuan kepada pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan HAKI untuk membangun merek, meningkatkan kualitas produk, dan menembus pasar global. Salah satu kisah sukses dari program ini adalah meningkatnya daya saing produk lokal di sejumlah negara berkembang setelah intervensi branding dari WIPO.

Baca Juga, Kilasinformasi: Semangat untuk Terus Tumbuh Berkembang

Menariknya, WIPO kini juga memberi perhatian pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di luar bidang hukum—seperti diplomat, pejabat perdagangan, dan praktisi non-IP lainnya. Program pelatihan tersebut diselenggarakan melalui WIPO Academy dan berbagai institusi pelatihan kekayaan intelektual yang bekerja sama dengan pemerintah negara anggota, termasuk Indonesia.

Langkah ini menunjukkan bahwa HAKI tidak lagi menjadi domain eksklusif para ahli hukum, tetapi sudah menjadi alat strategis lintas sektor yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan nasional secara menyeluruh.

Foto: Dok Kemlu

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas pemahaman diplomat Indonesia mengenai pentingnya HAKI dalam ranah global, tetapi juga memperkuat kerja sama Indonesia dengan WIPO dalam berbagai program strategis.

Dalam jangka panjang, pemahaman yang kuat terhadap kekayaan intelektual akan menjadi senjata ampuh dalam melindungi karya anak bangsa, mendorong inovasi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam berbagai forum perdagangan dan kerja sama internasional.

diplomasi HAKI hak kekayaan intelektual HAKI IEU CEPA intellectual property Indonesia Kementerian Luar Negeri pelatihan diplomat HAKI UMKM dan HAKI WIPO WIPO Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJelang Penutupan Tahap II, 203 Ribu Jemaah Haji Reguler Lunasi Biaya 2025
Next Article Delapan Siswa MAN 2 Kota Malang Tembus Kampus Top Dunia
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Sekda Pontianak Tekankan Data Valid dan Mutakhir untuk Kebijakan Tepat Sasaran

April 23, 2026
Berita Unggulan

Singkawang Tancap Gas Infrastruktur Digital, Cakupan Broadband Tembus 100 Persen

April 23, 2026
Berita Unggulan

Kisah Mina, Kartini Masa Kini di Balik Sapuan Jalan Kota Pekanbaru

April 22, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Terbuka untuk Umum! Camp Kalitalang: Ajang Seru-seruan Bareng Backpackers Indonesia Jogja Tanpa Ribet

April 27, 2026 Daerah

Lestarikan Lagu Legendaris, Romo Nurdi Hadirkan Live Music Koes Plus Mingguan di Omah Pleret

April 27, 2026 Daerah

Pius Rino Pungkiawan: Dari Hobi Video Hingga Jadi Penggawa FPV Nasional

April 27, 2026 Daerah
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Terbuka untuk Umum! Camp Kalitalang: Ajang Seru-seruan Bareng Backpackers Indonesia Jogja Tanpa Ribet

April 27, 2026

Lestarikan Lagu Legendaris, Romo Nurdi Hadirkan Live Music Koes Plus Mingguan di Omah Pleret

April 27, 2026

Pius Rino Pungkiawan: Dari Hobi Video Hingga Jadi Penggawa FPV Nasional

April 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.