Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Sekolah Rakyat: Cahaya Harapan Baru bagi Anak-Anak dari Keluarga Miskin
Berita Unggulan

Sekolah Rakyat: Cahaya Harapan Baru bagi Anak-Anak dari Keluarga Miskin

IsueNasionalBy IsueNasionalJuli 10, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sekolah Rakyat hadir sebagai tempat harapan baru bagi anak-anak dari keluarga miskin. Gratis, berasrama, dan fokus pada karakter serta masa depan. (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/n)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Isuenasional, Jakarta, 10 Juli 2025 — Di pelataran Sentra Handayani, Bambu Apus, Jakarta Timur, suasana haru menyelimuti para orang tua yang melepas anak-anak mereka menempuh kehidupan baru di Sekolah Rakyat, sekolah gratis berasrama untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Suharni (38), seorang janda beranak tujuh, adalah satu dari sekian banyak orang tua yang penuh harap. Ia tak kuasa membiayai sekolah swasta, dan kini menggantungkan mimpi putrinya Silvi (13) pada pendidikan gratis yang ditawarkan negara. “Harapannya besar di anak-anak,” ujarnya lirih.

Sekolah Rakyat adalah Sebuah program pendidikan yang tidak hanya memberikan pelajaran formal, tapi juga pembinaan karakter, keterampilan hidup, dan pendampingan intensif dari para wali asrama. Sekolah ini menjadi rumah harapan baru bagi siswa dari keluarga tak mampu.

Saat ini, Sekolah Rakyat dijalankan di Sentra Handayani, Bambu Apus, Jakarta Timur, yang menampung 75 siswa tingkat SMP dan 180 siswa SMA. Anak-anak datang dari berbagai wilayah DKI Jakarta dengan latar belakang ekonomi berat.

Secara resmi, kegiatan belajar-mengajar serentak akan dimulai pada Senin, 14 Juli 2025. Namun, pada Rabu (9/7), simulasi telah digelar dengan melibatkan kegiatan pemeriksaan kesehatan, tes kebugaran, dan adaptasi awal.

Ini semua seoerti mimpi bagi sebagian besar otang tua siswa, Karena bagi mereka, sekolah negeri pun sulit diakses. Banyak yang menyerah sebelum mencoba. Tapi Sekolah Rakyat hadir menjemput bola, memberikan kesempatan tanpa memungut biaya sepeser pun.

Sekolah Rakyat ini memeiliki Fasilitas bersih, makanan bergizi, pendidikan karakter, hingga lingkungan aman dan bebas dari pengaruh negatif menjadi alasan banyak orang tua akhirnya mantap menitipkan anak mereka. Bagi Hasyim, warga Jakarta Utara, asrama jauh lebih baik dibanding membiarkan anaknya terpapar lingkungan rumah yang rawan tawuran dan pergaulan bebas.

Program ini juga mendapat dukungan dari sejumlah tokoh nasional. Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, Wakil Ketua KSP M. Qodari, pendiri ESQ Ary Ginanjar, dan Prof. Muhammad Nuh hadir di hari pertama sekolah. “Negara hadir, bukan hanya memberi bantuan, tapi masa depan. Dan masa depan itu dimulai dari pendidikan,” tegas Mensos Syaifullah.

Bagi Prof. Nuh, Sekolah Rakyat bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan rumah pembentuk karakter dan pemimpi masa depan. “Kita tidak sekadar mencetak lulusan, tapi membangun manusia,” ujarnya.

Meski sederhana, sekolah ini menyimpan energi besar. Tempat di mana harapan kembali tumbuh dan mimpi tak lagi terasa jauh. Karena di Sekolah Rakyat, setiap anak diajarkan untuk percaya bahwa mereka layak memiliki masa depan yang lebih baik.

Sumber: Infopublik.id

#AnakMiskinBerprestasi #AsramaSekolah #HarapanBaru #JakartaTimur #KemiskinanEkstrem #KisahInspiratif #PendidikanGratis #PendidikanUntukSemua #ProgramMensos #SekolahRakyat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWapres Gibran Tak Akan Pindah Kantor ke Papua, Ini Penjelasan Menko Yusril
Next Article Skor Tipis Warnai Persaingan Sengit di HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

AKULTURASI ATAU PENCURIAN RASA ENAK ?,,,, *Saat Kuliner Tionghoa “Mualaf” Jadi Identitas Nasional*

Februari 17, 2026
Berita Unggulan

Penataan Kota Berlanjut, Pemkot Semarang Tutup TPS Karangsaru dan Siapkan Taman

Januari 30, 2026
Berita Unggulan

Ketika Akademisi dan Jaksa Duduk Bersama Warga Desa, Inilah Wajah Baru Penyuluhan Hukum

Januari 29, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026 Nasional

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026 Nasional

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026 Nasional
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026134 Views

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Maret 29, 2026111 Views
Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.