Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » KELUAR DARI BOP ADALAH HARGA MATI BAGI KEDAULATAN INDONESIA!!!
Nasional

KELUAR DARI BOP ADALAH HARGA MATI BAGI KEDAULATAN INDONESIA!!!

IsueNasionalBy IsueNasionalMaret 9, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Foto : istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

JAKARTA | isuenasional.com..,,Pembentukan Board of Peace (BoP) yang awalnya digadang-gadang sebagai fajar baru bagi stabilitas global, ternyata hanyalah sebuah “proyek mercusuar” yang rapuh dan hipokrit.

Bagi Indonesia, tetap bertahan di dalam organisasi ini bukan lagi sekadar pilihan diplomatik, melainkan sebuah pertaruhan harga diri bangsa.

Teater Kemunafikan di Panggung Dunia

Hanya dalam hitungan hari setelah pita peresmian BoP dipotong, dunia dikejutkan oleh serangan militer Amerika Serikat—sang pemimpin BoP—terhadap Iran.

Tindakan ini bukan sekadar pelanggaran hukum internasional, melainkan sebuah ironi.

Bagaimana mungkin sebuah organisasi yang menyandang kata “Damai” dipimpin oleh negara yang justru menyulut api peperangan di Timur Tengah?

Jika Indonesia tetap duduk manis di kursi anggota, kita secara tidak langsung memberikan legitimasi moral bagi agresi tersebut.

Kita menjadi penonton yang memvalidasi bahwa “perdamaian” hanyalah kata sandi untuk “dominasi sepihak”.

Absennya negara-negara besar lainnya di BoP menunjukkan bahwa institusi ini gagal mendapatkan kepercayaan global.

Coba tunjukkan

Negara besar dan kuat mana yang menjadi anggota BoP. Tanpa adanya kekuatan penyeimbang, BoP hanyalah instrumen kebijakan luar negeri satu negara yang dipaksakan kepada anggota lainnya.

Indonesia, sebagai pemimpin alami di kawasan Asia Tenggara dan kekuatan penting di G20, tidak sepantasnya menjadi “figuran” dalam skenario yang ditulis oleh pihak lain.

Dampak Ekonomi dan Geopolitik buat Indonesia pasti akan timbul.

Keberadaan kita di BoP akan berisiko menyeret kita ke dalam pusaran konflik yang tidak perlu.

Serangan terhadap Iran akan mengacaukan jalur pasokan energi global khususnya ke China. Mensabotase kekuatan Industri kompetitor yang mengganggu ekonomi dan Industri negara Polisi Dunia.

Termasuk bertujuan mengacaukan sistem Pembayaran Non- US Dollar.

Ini jelas bukan serangan an sich kepada dunia Islam melainkan permainan bilyar sang Hegemon.

Jika Indonesia dianggap berada di pihak agresor, posisi tawar kita dalam negosiasi energi internasional akan melemah.

Foto : istimewa

Investasi dan Kepercayaan Mitra dagang strategis kita di blok non-Barat akan melihat Indonesia sebagai negara yang kehilangan kemandirian politiknya.

Ini adalah investasi buruk bagi masa depan ekonomi kita.

Indonesia harus kembali ke Khittah Politik luar negeri nya yang Bebas Aktif.

Prinsip “Bebas Aktif” bukan berarti kita harus berteman dengan semua orang tanpa memedulikan nilai-nilai kemanusiaan.

“Bebas” berarti kita tidak disetir oleh kepentingan negara besar manapun, dan “Aktif” berarti kita harus berani menentang ketidakadilan secara nyata.

Mundur dari Board of Peace adalah langkah konkret untuk menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia tidak bisa dibeli dengan janji-janji diplomasi kosong. Kita harus berani mengatakan: “Tidak ada perdamaian tanpa kejujuran.”

09.03.2026

HANURANI PRAJANTO

(Red / Erwin)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSasar Peserta JIFFINA 2026, Kanwil Kemenkum RI DIY Permudah Pendaftaran Merek dan Perseroan Perseorangan
Next Article Tingkatkan Literasi Digital, Bawaslu DIY Gelar Pelatihan “AI Ready ASEAN” untuk Generasi Muda
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Nasional

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026
Nasional

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026
Nasional

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026 Nasional

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026 Nasional

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026 Nasional
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026134 Views

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Maret 29, 2026111 Views
Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.