Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » INACRAFT Festival 2026 Angkat “Hamemayu Hayuning Bawana”, Yogyakarta Jadi Panggung Kriya Nusantara
Daerah

INACRAFT Festival 2026 Angkat “Hamemayu Hayuning Bawana”, Yogyakarta Jadi Panggung Kriya Nusantara

IsueNasionalBy IsueNasionalMaret 11, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

YOGYAKARTA | isuenasional.com– Pameran kerajinan berskala internasional INACRAFT akan hadir dalam format baru melalui INACRAFT Festival 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 15–19 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Mengusung tema “Hamemayu Hayuning Bawana”, festival ini menghadirkan perpaduan antara pameran kriya Nusantara, pengalaman budaya, serta interaksi kreatif dalam format festival yang lebih hidup dan inklusif, sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai salah satu pusat budaya dan kreativitas di Indonesia.

Tema Hamemayu Hayuning Bawana, yang berasal dari filosofi Jawa tentang menjaga dan memperindah harmoni kehidupan, menjadi landasan dalam menghadirkan karya-karya kriya yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal, keberlanjutan, serta hubungan harmonis antara manusia, budaya, dan alam. Festival ini dirancang untuk membuat pengunjung, terutama generasi muda, merasakan nilai dan cerita budaya di balik setiap karya.

Menurut Intan, perwakilan panitia penyelenggara INACRAFT Festival 2026, penyelenggaraan festival di Yogyakarta diharapkan menjadi ruang pertemuan antara budaya, kreativitas, dan generasi baru pecinta kriya. “Kami ingin menjadikan Yogyakarta sebagai panggung bagi kekayaan kriya Nusantara. Melalui tema Hamemayu Hayuning Bawana, INACRAFT Festival tidak hanya menghadirkan produk kerajinan, tetapi juga mengangkat nilai dan filosofi budaya yang hidup di balik setiap karya. Harapannya, masyarakat dapat melihat kriya sebagai bagian dari identitas budaya sekaligus sumber inspirasi kreatif,” ujar Intan.

Foto : istimewa

Berbeda dengan format pameran konvensional, festival ini juga menghadirkan cultural experience, mulai dari aktivitas komunitas kreatif hingga pertunjukan budaya dan pengalaman kuliner tradisional. Salah satu kolaborasi yang dihadirkan adalah bersama Pasar Kangen, yang mengisi area kuliner festival dengan jajanan dan minuman tradisional Nusantara. Menurut Bagas Tama, perwakilan dari Feraco selaku event organizer, kolaborasi ini diharapkan memperkuat suasana festival yang hangat dan nostalgik, sehingga pengunjung tidak hanya menikmati karya kriya, tetapi juga merasakan kekayaan tradisi kuliner yang menjadi bagian dari budaya Indonesia.

Selain menghadirkan pengalaman budaya, INACRAFT Festival 2026 tetap memberikan ruang bagi penguatan ekosistem bisnis kriya. Program business-to-business (B2B) dan peluang jejaring antar pelaku usaha menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang membuka peluang kolaborasi serta memperluas akses pasar bagi pengrajin dan pelaku industri kreatif.

Penyelenggaraan festival merupakan hasil kolaborasi antara Feraco sebagai event organizer dengan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) sebagai pemilik brand INACRAFT. Kepanitiaan juga melibatkan pengurus ASEPHI Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tuan rumah. Melalui sinergi ini, INACRAFT Festival diharapkan memperkuat ekosistem kriya nasional sekaligus menjadikan Yogyakarta sebagai ruang pertemuan antara budaya, kreativitas, dan peluang ekonomi, dalam suasana festival yang inspiratif dan inklusif.

(Red / Erwin )

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWakil Bupati Sleman Buka Pelatihan Drone JPS: Targetkan Warga Rentan Miskin Kuasai Teknologi AI
Next Article Hadir di JIFFINA 2026, Insagi Craft Kulon Progo Apresiasi Dukungan Pemerintah Tembus Pasar Ekspor
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Daerah

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Maret 29, 2026
Daerah

✨ SUASANA HARMONIS MEWARNAI SYAWALAN PADUKUHAN MALANG CATURHARJO SLEMAN:  TABUR MAAF, TUAI BERKAH, SATUKAN HATI UNTUK KERUKUNAN  

Maret 28, 2026
Daerah

PENGUATAN KAPASITAS PETANI MILENIAL: KETUA PETANI MILENIAL CATURHARJO BAHAS STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN BERSAMA PENGURUS DPN HKTI

Maret 28, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026 Nasional

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026 Nasional

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026 Nasional
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026134 Views

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Maret 29, 2026111 Views
Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.