Isuenasional, Bandung — Kehadiran Federico Barba memberi warna baru di lini belakang Persib Bandung. Pemain berusia 32 tahun asal Italia itu kini tengah beradaptasi dengan suasana Kota Bandung setelah resmi bergabung bersama Maung Bandung di BRI Super League 2025/26.
Meski antusias, Barba tidak menampik sempat mengalami culture shock, terutama soal makanan. Selama berkarier di Eropa, ia terbiasa dengan masakan khas Italia. Namun, di Bandung ia dihadapkan dengan beragam kuliner lokal yang berbeda dari kesehariannya.
“Ya saya sekarang sedang mencoba untuk menemukan banyak hal, sejujurnya ini bagus. Tapi saya adalah orang Italia, mengenai makanan, saya cinta pasta dan tidak mudah untuk mengubahnya,” ungkap Barba di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (8/9).
Eks pemain AS Roma dan Empoli itu direkrut Persib untuk menambah kekuatan di lini belakang. Meski Maung Bandung sudah memiliki deretan bek tangguh seperti Julio Cesar, Patricio Matricardi, Frans Putros, Alfeandra Dewangga, Kakang Rudianto, hingga Rezaldi Hehanussa, Barba melihatnya sebagai keuntungan besar bagi tim.
“Sangat bagus, diperkuat banyak pemain yang sangat bagus. Jadi kami bisa bermain dengan empat bek atau tiga bek,” ujar Barba.
Menurutnya, banyaknya opsi di lini pertahanan membuat pelatih Bojan Hodak lebih fleksibel dalam menentukan strategi. Ia juga menegaskan bahwa pertahanan merupakan kunci utama keberhasilan tim, termasuk dukungan dari penjaga gawang.
Karena itu, Barba optimistis Persib mampu bersaing di dua kompetisi besar musim ini, yakni BRI Super League 2025/26 dan AFC Champions League Two 2025/26.
“Jadi kami akan bekerja bersama-sama supaya menjadi lebih baik dan semakin siap untuk pertandingan,” tegas Barba.
Sumber: Ileague

