Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Dari TPS Overload ke Tertata: Strategi Pemkot Semarang Atasi Sampah Muktiharjo Kidul
Berita Unggulan

Dari TPS Overload ke Tertata: Strategi Pemkot Semarang Atasi Sampah Muktiharjo Kidul

IsueNasionalBy IsueNasionalJanuari 17, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gotong royong Pemkot Semarang berhasil membersihkan 145 ritasi sampah di TPS Muktiharjo Kidul, lingkungan kembali bersih dan tertata. foto: Humas Kota Semarang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Isuenasional, Semarang – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang terus melakukan penanganan intensif terhadap penumpukan sampah di TPS Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan. Tercatat, hingga Jumat (16/1) sore, sebanyak 145 ritasi sampah telah berhasil dipindahkan dari lokasi tersebut menuju TPA Jatibarang. Pengangkutan ini melibatkan sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Semarang sehingga volume sampah berangsur berkurang signifikan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan bahwa pengerahan personel dan armada ini dilakukan guna memastikan lingkungan bersih dan kenyamanan warga kembali pulih secepat mungkin.

“Total sudah ada sekitar 145 ritasi yang kita angkut dari TPS Muktiharjo Kidul saja. Ini adalah hasil kerja keroyokan OPD seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk armada angkutnya sementara pengamanan di lapangan dikawal Satpol PP bersama tim dari Kecamatan dan kelurahan setempat,” ujar Agustina.

Selain pengangkutan, untuk menjamin lahan tersebut tidak mengalami penumpukan sampah lagi, Wali Kota telah menyiapkan skema sterilisasi lahan melalui pemagaran dan penghijauan kembali. Area tersebut akan diproteksi agar tidak dimanfaatkan sebagai titik pembuangan liar.

“Untuk pengamanan, kami akan memasang pagar. Tidak hanya itu, DLH dan Disperkim nantinya akan menanam tanaman keras di lokasi tersebut. Kalau sudah dipagari dan ditanami, otomatis tidak boleh ada lagi penumpukan sampah di titik itu. Pak Camat juga akan memasang CCTV untuk memantau aktivitas di sana secara real-time,” katanya.

Sebagai solusi, Agustina telah menyiapkan skema ritasi yang lebih disiplin dengan dukungan infrastruktur yang lebih kuat. Kapasitas kontainer di lokasi akan ditambah untuk memastikan semua sampah terakomodasi tanpa harus meluber ke tanah.

“Pemkot Semarang akan menyiapkan empat kontainer dan empat armada Armroll yang masing-masing melayani tiga ritasi per hari. Jadi total akan ada 12 ritasi harian. Saya juga minta setiap hari setidaknya ada satu unit Dump Truck yang bertugas ‘membilas’ sisa-sisa sampah yang tercecer agar kondisi lahan tetap bersih, rata, dan rapi,” imbuhnya.

Mengenai ketertiban, pihaknya memberikan imbauan keras kepada pengguna kendaraan roda empat atau pick-up yang sering menyalahgunakan fungsi TPS. Menurutnya, kapasitas kontainer yang sangat terbatas hanya diperuntukkan bagi volume sampah rumah tangga yang diangkut oleh petugas resmi lingkungan.

“TPS itu Tempat Pembuangan Sementara yang diperuntukkan bagi petugas gerobak, becak sampah, atau motor roda tiga. Untuk mobil pick-up atau kendaraan roda empat lainnya, wajib langsung buang ke TPA Jatibarang, jangan di TPS, sebab seberapa banyak pun kontainer yang kami siapkan akan cepat penuh,” tegas Agustina.

Selain itu, dirinya juga mengajak seluruh warga Kota Semarang untuk kembali menumbuhkan kedisiplinan kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan dukungan aktif dari masyarakat.

“Mari kita jaga bersama kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan kita semua. Kalau ini berjalan seiring, saya yakin Kota Semarang akan lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

#GotongRoyong #LingkunganBersih #PemkotSemarang #PengelolaanSampah #SampahSemarang #SemarangBersih #TPSMuktiharjoKidul #WaliKotaSemarang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkot Semarang Gerak Cepat Atasi Sampah Menggunung di TPS Muktiharjo Kidul
Next Article Drainase Ditutup Lapak, Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Kobong
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Daerah

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Maret 29, 2026
Daerah

✨ SUASANA HARMONIS MEWARNAI SYAWALAN PADUKUHAN MALANG CATURHARJO SLEMAN:  TABUR MAAF, TUAI BERKAH, SATUKAN HATI UNTUK KERUKUNAN  

Maret 28, 2026
Daerah

PENGUATAN KAPASITAS PETANI MILENIAL: KETUA PETANI MILENIAL CATURHARJO BAHAS STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN BERSAMA PENGURUS DPN HKTI

Maret 28, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026 Nasional

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026 Nasional

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026 Nasional
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026134 Views

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Maret 29, 2026111 Views
Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.