Isuenasional, Paringin — Penanganan pascabanjir bandang dan banjir di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, terus dilakukan secara intensif. Hingga hari keempat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan mencatat dampak banjir semakin meluas, mencakup 30 desa yang tersebar di lima kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, mengungkapkan bahwa banjir telah berdampak pada 4.156 rumah warga. Dari jumlah tersebut, tercatat 4.185 kepala keluarga dengan total 13.531 jiwa terdampak.
“Data ini mencakup lima kecamatan yang saat ini masih terdampak banjir,” ujar Rahmi saat menyampaikan laporan perkembangan penanganan bencana, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan, penanganan pascabanjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi menunjukkan progres signifikan. Pembersihan rumah warga dan fasilitas umum telah mencapai hampir 80 persen berkat kerja petugas gabungan dari berbagai unsur.
“Sekitar 20 persen pembersihan masih berlangsung dan ditargetkan segera rampung agar masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal,” katanya.
Selain fokus pada pembersihan, BPBD Balangan juga terus mengoptimalkan distribusi bantuan logistik. Bantuan berasal dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Tim Reaksi Cepat (TRC), relawan, organisasi kemasyarakatan, hingga perusahaan swasta.
Menurut Rahmi, penyaluran bantuan dilakukan langsung ke rumah-rumah warga terdampak agar tepat sasaran dan benar-benar meringankan beban masyarakat.
Di sisi lain, BPBD Balangan bersama tim gabungan tetap melakukan pemantauan di wilayah rawan banjir serta memperbarui data dampak bencana. Langkah ini dilakukan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk penanganan lanjutan dan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Balangan.
sumber: Infopublik.id

