Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Aksi ‘Gerakan Wisata Bersih’ di Kota Tua Jakarta: Teladan Pariwisata Berkelanjutan yang Patut Diikuti!
Berita Unggulan

Aksi ‘Gerakan Wisata Bersih’ di Kota Tua Jakarta: Teladan Pariwisata Berkelanjutan yang Patut Diikuti!

IsueNasionalBy IsueNasionalFebruari 18, 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gerakan Wisata Bersih di Kota Tua Jakarta, kolaborasi Kemenpar dan Artha Graha Peduli, jadi teladan pariwisata berkelanjutan. Simak aksi kolaboratif menjaga kebersihan! foto : kemenpar.go.id
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi, 18 Februari 2025 – Aksi Gerakan Wisata Bersih (GWB) yang digelar di Kawasan Kota Tua Jakarta menjadi bukti nyata komitmen kolektif dalam menjaga kebersihan dan menciptakan destinasi pariwisata yang berkelanjutan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa inisiatif ini, yang melibatkan Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Artha Graha Peduli, merupakan model yang patut ditiru oleh destinasi wisata lainnya di Indonesia.

Dalam acara Gerakan Wisata Bersih yang berlangsung di Museum Fatahillah, Kota Tua Jakarta, pada Minggu (16/2/2025), Menpar Widiyanti memberikan apresiasi terhadap kontribusi nyata Artha Graha Peduli yang mendukung gerakan kebersihan ini, yang diyakini dapat meningkatkan kualitas pariwisata Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam acara ini, mulai dari Artha Graha Peduli, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga pelaku usaha dan masyarakat lokal. Semoga gerakan ini menjadi inspirasi bagi destinasi wisata lainnya untuk menjaga kebersihan,” ujar Menpar Widiyanti.

Gerakan Wisata Bersih ini bertujuan untuk memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan di destinasi wisata, khususnya di Kawasan Kota Tua yang kaya akan nilai sejarah. Kota Tua, yang tercatat menarik lebih dari dua juta pengunjung setiap tahunnya, memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Jakarta dan Indonesia.

Baca Juga, Kilasinformasi : Menpar Soroti Perayaan Imlek di Kota Tua Jakarta: Revitalisasi Destinasi Pariwisata Penuh Warisan Budaya!

Kolaborasi Menjaga Kebersihan Kota Tua Jakarta

Kawasan Kota Tua Jakarta telah menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik dan internasional berkat warisan budaya dan sejarah yang dimilikinya. Menpar Widiyanti menambahkan, untuk menjaga kualitas pengalaman wisata, kebersihan di kawasan ini harus menjadi tanggung jawab bersama. Gerakan Wisata Bersih yang digagas di Kota Tua diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Selain itu, program ini memperlihatkan adanya kolaborasi yang luar biasa antara berbagai pihak. Artha Graha Peduli, dengan visi lingkungan hidup yang mendalam, telah menurunkan lebih dari 1.300 personel dalam aksi kebersihan yang dinamakan “Saber” (Sapu Bersih). Tim Saber ini juga telah terlibat dalam berbagai acara besar lainnya, seperti Formula E dan Pesta Rakyat Pelantikan Presiden.

Founder Artha Graha Peduli, Tomy Winata, menegaskan bahwa kebersihan bukan hanya faktor penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang menyenangkan, tetapi juga fondasi dari pariwisata berkelanjutan yang dapat bersaing di tingkat global.

Gerakan Bersih yang Berkelanjutan untuk Pariwisata Indonesia

Gerakan Wisata Bersih tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kebersihan kawasan wisata, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan untuk generasi mendatang. Hal ini sejalan dengan visi Kemenpar untuk menciptakan destinasi wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga mendukung keberlanjutan pariwisata Indonesia.

Suharini Eliawati, Plt. Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, berharap bahwa gerakan ini bisa membawa dampak positif, terutama bagi masyarakat sekitar Kota Tua. “Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dan keberlanjutan pariwisata Jakarta menuju masa depan yang lebih baik,” katanya.

Membangun Kebiasaan Bertanggung Jawab dalam Pariwisata

Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, Gerakan Wisata Bersih menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan positif dalam pariwisata Indonesia. Ini menjadi momentum penting untuk membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, yang pada gilirannya akan membawa manfaat jangka panjang bagi industri pariwisata nasional.

baca juga, Kilasinformasi : Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Global melalui Partisipasi dalam ASEAN Tourism Forum 2025 di Johor Bahru

Kegiatan ini mengingatkan kita akan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga kebersihan destinasi wisata agar pariwisata Indonesia semakin berdaya saing dan berkualitas. Dengan partisipasi aktif dari semua pihak, kita bisa mewujudkan pariwisata Indonesia yang tidak hanya indah, tetapi juga berkelanjutan.

Jaga Kebersihan, Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

Inisiatif seperti ini sangat penting untuk mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor ekonomi, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Mari bersama-sama menjaga kebersihan di destinasi wisata agar pariwisata Indonesia dapat berkembang pesat dan tetap lestari.

Sumber : kementrian Pariwisata

#ArthaGrahaPeduli #GerakanWisataBersih #KebersihanWisata #Kemenpar #KotaTuaJakarta #PariwisataBerkelanjutan #PariwisataIndonesia #WisataBerkualitas informasi Jakarta kilas kilasinformasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleXRP Turun, Koin Meme BeerBear Melihat Lonjakan Aktivitas 320%! Apa yang Terjadi di Dunia Kripto?
Next Article Tavares Minta Support untuk Matheus Setelah Kegagalan Penalti di PSM Makassar vs PSIS Semarang
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

AKULTURASI ATAU PENCURIAN RASA ENAK ?,,,, *Saat Kuliner Tionghoa “Mualaf” Jadi Identitas Nasional*

Februari 17, 2026
Berita Unggulan

Penataan Kota Berlanjut, Pemkot Semarang Tutup TPS Karangsaru dan Siapkan Taman

Januari 30, 2026
Berita Unggulan

Ketika Akademisi dan Jaksa Duduk Bersama Warga Desa, Inilah Wajah Baru Penyuluhan Hukum

Januari 29, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026 Nasional

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026 Nasional

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026 Nasional
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026134 Views

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Maret 29, 2026111 Views
Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.