Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Tiga Kalurahan di Sentolo Dicanangkan sebagai Desa Cantik
Daerah

Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Tiga Kalurahan di Sentolo Dicanangkan sebagai Desa Cantik

IsueNasionalBy IsueNasionalApril 23, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

KULONPROGO | isuenasional.com– Pemkab Kulon Progo bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Kulon Progo terus mendorong pembangunan yang dekat dengan kebutuhan warga melalui Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Program tersebut ditandai dengan sosialisasi dan pencanangan di Aula Kalurahan Sukoreno, Kamis (23/4/2026).

Tiga kalurahan di Kapanewon Sentolo ditetapkan sebagai lokasi program tahun ini, yaitu Kalurahan Sukoreno, Kalurahan Demangrejo, dan Kalurahan Srikayangan.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan merasakan langsung manfaat pembangunan yang lebih tepat sasaran. Data yang dikelola dengan baik akan membantu pemerintah kalurahan menentukan prioritas kebutuhan warga, mulai dari bantuan sosial, pembangunan jalan lingkungan, layanan kesehatan, hingga pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kulon Progo, Jazil Ambar Was’an, menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik atas pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, pembangunan yang baik harus disusun berdasarkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan data yang baik, pemerintah kalurahan dapat merancang program sesuai kebutuhan riil masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, layanan sosial, hingga pengembangan potensi wilayah.

Foto : istimewa

“Kalurahan adalah ujung tombak pembangunan. Karena itu aparatur kalurahan perlu memiliki kemampuan mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menyajikan data sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa data yang terbuka dan tertata akan memperkuat transparansi pemerintahan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap jalannya pembangunan di desa.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pengukuhan Agen Desa Statistik, masing-masing lima orang di setiap kalurahan. Para agen ini nantinya membantu mengumpulkan, memperbarui, dan menyajikan data yang dibutuhkan kalurahan.

Statistisi Ahli Madya BPS DIY, Teguh Indra Kusuma, menjelaskan bahwa Desa Cantik merupakan program nasional sebagai bentuk pembinaan desa agar mampu mengelola data secara mandiri dan berkualitas.

Menurutnya, program ini telah berjalan sejak 2022. Pada tahun-tahun sebelumnya setiap kabupaten/kota hanya membina satu desa, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi minimal tiga desa. Hingga saat ini, di Kulon Progo sudah terdapat delapan desa yang mengikuti pembinaan secara bertahap.

“Tujuannya meningkatkan kompetensi desa dan tata kelola desa. Jika data dari desa sebagai unit terkecil sudah berkualitas, maka data di tingkat kapanewon, kabupaten hingga nasional juga akan semakin baik. Dengan begitu pembangunan bisa lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, BPS juga melakukan pembinaan statistik sektoral di OPD serta bekerja sama dengan perguruan tinggi melalui program seperti Pojok Statistik untuk membantu mahasiswa dan masyarakat dalam konsultasi data, skripsi, maupun analisis statistik.

Ke depan, seluruh desa diharapkan dapat memperoleh pembinaan sehingga semakin mandiri dalam memperoleh, mengelola, dan menghasilkan data. Selain itu, program Desa Cantik juga memiliki penilaian berjenjang dari kabupaten, provinsi, hingga pusat.

Panewu Sentolo, Armawati, menambahkan bahwa program ini sangat membantu kalurahan dalam penyusunan profil desa, pendataan sosial ekonomi, hingga penentuan penerima bantuan.

Menurutnya, ke depan keputusan pemerintah kalurahan tidak lagi sekadar berdasarkan perkiraan, tetapi berdasarkan data yang jelas dan terukur.

“Dengan data yang baik, penyaluran bantuan lebih tepat, transparan, dan masyarakat juga bisa memahami dasar pengambilan kebijakan,” katanya.

Lurah Kalurahan Sukoreno, Olan Suparlan, menambahkan bahwa pembangunan wilayah tidak bisa dipisahkan dari data yang valid. Menurutnya, sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, wisata desa, hingga pembangunan infrastruktur memerlukan data yang akurat agar kebijakan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui Program Desa Cantik, Pemkab Kulon Progo berharap masyarakat menjadi pusat pembangunan. Dengan data yang akurat, setiap kebijakan di tingkat kalurahan dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh warga, sekaligus mendorong terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

(Red / Erwin)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTMMD Sengkuyung Tahap II di Batang Dimulai, Percepat Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa
Next Article Waspada Jeratan Calo! 5 Kalurahan di Kulon Progo Dikukuhkan Jadi Benteng Pertahanan Lawan TPPO  
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Daerah

Janji Palsu? UMKM Sawit Kecewa, Transport Tak Ada, Parkir Tak Sedia, Hanya Mahasiswa yang Diuntungkan?

April 24, 2026
Daerah

Waspada Jeratan Calo! 5 Kalurahan di Kulon Progo Dikukuhkan Jadi Benteng Pertahanan Lawan TPPO  

April 23, 2026
Berita Unggulan

TMMD Sengkuyung Tahap II di Batang Dimulai, Percepat Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa

April 23, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Janji Palsu? UMKM Sawit Kecewa, Transport Tak Ada, Parkir Tak Sedia, Hanya Mahasiswa yang Diuntungkan?

April 24, 2026 Daerah

Waspada Jeratan Calo! 5 Kalurahan di Kulon Progo Dikukuhkan Jadi Benteng Pertahanan Lawan TPPO  

April 23, 2026 Daerah

Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Tiga Kalurahan di Sentolo Dicanangkan sebagai Desa Cantik

April 23, 2026 Daerah
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Janji Palsu? UMKM Sawit Kecewa, Transport Tak Ada, Parkir Tak Sedia, Hanya Mahasiswa yang Diuntungkan?

April 24, 2026

Waspada Jeratan Calo! 5 Kalurahan di Kulon Progo Dikukuhkan Jadi Benteng Pertahanan Lawan TPPO  

April 23, 2026

Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Tiga Kalurahan di Sentolo Dicanangkan sebagai Desa Cantik

April 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.