Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Bagan Deli Terusir Air Laut, Hati Johnson Erwin Sitohang di Jogja Perih Melihat Nasib Warga
Nasional

Bagan Deli Terusir Air Laut, Hati Johnson Erwin Sitohang di Jogja Perih Melihat Nasib Warga

IsueNasionalBy IsueNasionalApril 17, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

MEDAN | isuenasional.com– Ironis. Itulah kata yang paling tepat menggambarkan kondisi Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan saat ini. Wilayah yang seharusnya menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman, kini justru berubah menjadi “kolam raksasa” yang tak pernah kering akibat banjir air laut atau rob.

Keprihatinan ini tidak hanya dirasakan oleh warga yang tinggal di sana, tetapi juga oleh putra daerah yang kini merantau jauh. Johnson Erwin Sitohang, yang kini menetap di Kota Gudeg, Yogyakarta, mengaku hatinya sangat sedih dan perih setiap kali melihat kabar atau foto kampung halamannya yang terus-menerus terendam air asin.

Foto : air laut menggenangin jalan

“Betapa sedihnya hati ini melihat Bagan Deli seperti ini. Dulu tempat kami bermain dan tumbuh, sekarang setiap hari warga harus berjuang melawan air laut. Rasanya tidak tega melihat tetangga dan keluarga yang masih di sana harus hidup dalam ketidakpastian dan ketidaknyamanan yang berkepanjangan,” ujar Johnson dengan nada kecewa.

Benar apa yang dikatakan Johnson. Realita di lapangan sangat memilukan. Air laut masuk ke pemukiman bukan hanya sesekali, melainkan sudah menjadi rutinitas harian. Lantai rumah basah, perabotan rusak, jalanan becek dan bau, membuat kualitas hidup warga turun drastis. Rasa tidak nyaman itu nyata, bahkan sudah mencapai titik jenuh. Warga merasa seperti “ditinggal mati” oleh penanganan yang serius.

Di tengah genangan dan penderitaan ini, suara seruan warga semakin lantang terdengar. Masyarakat Bagan Deli meminta dan menuntut tanggung jawab langsung dari Walikota Medan maupun Gubernur Sumatera Utara.

Foto : istimewa

Ini bukan lagi masalah teknis semata, ini adalah masalah kemanusiaan. Sampai kapan warga dibiarkan hidup seperti ini? Di mana janji-janji pembangunan dan perlindungan wilayah pesisir? Pembangunan tanggul, perbaikan drainase, dan solusi jangka panjang harus segera hadir, bukan sekadar wacana atau kunjungan seremonial yang tidak menyelesaikan masalah.

Kepada Bapak Walikota dan Bapak Gubernur, tolong dengarkan rintihan ini. Bagan Deli adalah bagian tak terpisahkan dari Medan dan Sumatera Utara. Jangan biarkan wilayah ini perlahan “mati” ditelan air laut, dan jangan biarkan warga merasa tidak berdaya.

Warga butuh kenyamanan, warga butuh keamanan, dan warga berhak hidup layak tanpa harus takut air pasang setiap hari. Selesaikan masalah ini sekarang juga, sebelum air semakin tinggi dan harapan warga semakin surut!

Oleh : Johnson

(Red / Erwin)

#air rob melanda kelurahan bagandeli
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGUYUB RUKUN TANPA BATAS : SYAWALAN KAMPUNG GLAGAH BUKTIKAN TOLERANSI ADALAH KEKUATAN BERSAMA
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Nasional

DARI YOGYAKARTA UNTUK INDONESIA : BEM NUSANTARA DIY ” TAMPAR” DENGAN CATATAN KRITIS DI MK

April 16, 2026
Nasional

“SALAMAN NUSANTARA ” : KOSETA RAJUT KEBHINEKAAN, SATUKAN HATI DI GALERI SAPTOHOEDOJO

April 12, 2026
Nasional

INKRAH DITANGAN,, HUKUM DI ACAK???,,,,TINDAK LANJUT BPN DITUNGGU, BUKAN DI TUNGGU TUNGGU !

April 11, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Bagan Deli Terusir Air Laut, Hati Johnson Erwin Sitohang di Jogja Perih Melihat Nasib Warga

April 17, 2026 Nasional

GUYUB RUKUN TANPA BATAS : SYAWALAN KAMPUNG GLAGAH BUKTIKAN TOLERANSI ADALAH KEKUATAN BERSAMA

April 16, 2026 Daerah

Hapus Citra Angker Hukum: Hans Wibowo humas YPBH Cakrayudha Hadirkan Layanan Pendampingan yang Ramah dan Menyelamatkan  

April 16, 2026 Daerah
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026153 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026136 Views
Terbaru

Bagan Deli Terusir Air Laut, Hati Johnson Erwin Sitohang di Jogja Perih Melihat Nasib Warga

April 17, 2026

GUYUB RUKUN TANPA BATAS : SYAWALAN KAMPUNG GLAGAH BUKTIKAN TOLERANSI ADALAH KEKUATAN BERSAMA

April 16, 2026

Hapus Citra Angker Hukum: Hans Wibowo humas YPBH Cakrayudha Hadirkan Layanan Pendampingan yang Ramah dan Menyelamatkan  

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.