Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » UMKM INDONESIA & PASAR GLOBAL
Nasional

UMKM INDONESIA & PASAR GLOBAL

IsueNasionalBy IsueNasionalMaret 28, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Foto : istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

JAKARTA | isuenasional.com,,,,,,,Kita sering membanggakan angka bahwa 99% unit usaha di Indonesia adalah UMKM dan mereka menyerap 97% tenaga kerja.

Tapi mari kita buka topengnya,

Kontribusi UMKM terhadap ekspor non-migas Indonesia masih tertahan di angka yang memprihatinkan, yakni di kisaran 15,7%.

Bandingkan dengan Vietnam atau Thailand di mana UMKM mereka sudah menyumbang lebih dari 30-40% ekspor nasional.

Mengapa “Raksasa” kita begitu takut melaut?

Data BPS akhir 2025 menunjukkan bahwa meskipun jumlah UMKM yang onboarding digital meningkat pesat, mayoritas masih terjebak dalam ekosistem konsumsi domestik.

Ekspor UMKM kita masih didominasi oleh kerajinan, furnitur, dan makanan olahan skala kecil.

Lebih dari 60% UMKM gagal menembus pasar ekspor karena masalah sertifikasi (HACCP, ISO, atau standar keberlanjutan EUDR).

Kita punya produk luar biasa, tapi gagal di atas kertas birokrasi internasional.

Biaya logistik Indonesia masih menjadi yang tertinggi di ASEAN. Bagi sebuah perusahaan besar, biaya kirim mungkin bisa ditekan. Namun bagi UMKM yang mengirim barang dalam volume kecil (LCL – Less than Container Load), biaya logistik seringkali lebih mahal daripada harga produknya sendiri.

Foto : istimewa

Kita punya jutaan UMKM di marketplace, tapi sebagian besar justru menjadi reseller barang impor daripada produsen barang ekspor. Ini bukan digitalisasi ekonomi, ini kanibalisme pasar domestik.

Memasuki kwartal pertama 2026, ada secercah harapan melalui model “Factory Sharing” dan Konsolidator Ekspor.

Harapannya bukan lagi UMKM ekspor sendirian, tapi melalui agregator yang menyatukan standar kualitas ribuan pengrajin menjadi satu merek ekspor yang kuat.

Pemerintah menargetkan kontribusi ekspor UMKM naik ke angka 17% di akhir tahun ini. Angka yang ambisius namun terasa sangat kecil jika melihat potensi kita.

Akankah Kita Berubah?

Jika pola pembinaan UMKM masih bersifat “seremonial” (pelatihan tanpa akses pasar nyata), maka UMKM kita akan tetap menjadi penonton di rumah sendiri.

Sampai kapan kita bangga dengan jumlah unit usaha yang jutaan jika produktivitasnya hanya cukup untuk bertahan hidup dari hari ke hari?

Ekspor bukan soal “keberanian” tapi soal standar, efisiensi biaya, dan keberlanjutan.

Oleh : HANS

Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI)

28.03.2026

(Red / Erwin)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEKSPOR INDONESIA!!!!!
Next Article DR. Phil. Hanurani Prajanto, MA. *SCORPENE EVOLVED :*  “Menakar Efek Gentar dan Lonjakan Teknologi Bawah Laut Indonesia!!
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Nasional

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026
Nasional

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026
Nasional

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026 Nasional

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026 Nasional

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026 Nasional
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026134 Views

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG MENGUAT: PROSES HUKUM DINILAI “DIPERMAINKAN”, WARGA PANDEYAN SEWON GUGAT APARAT LEWAT PRA-PERADILAN  

Maret 29, 2026111 Views
Terbaru

PUTUSAN PRA-PIDANA DIDUGA PENETAPAN TERSANGKA, PENANGKAPAN TANPA PROSEDUR DITOLAK; KUASA HUKUM SIAP TEMPUR PADA PERSIDANGAN POKOK PERKARA DAN SOROT KESALAHAN PEMBAHASAN BUKTI   Hakim dinilai hanya menguatkan bukti kepolisian tanpa mempertimbangkan pendakaman bukti surat dan saksi yang diajukan dari pihak para termohon   

April 1, 2026

POLITIK ENERGI KITA : Antara Perang Minyak Asing dan Tidurnya Raksasa Hijau

Maret 31, 2026

DIDUGA DITANGKAP TAK SESUAI PROSEDUR! Sidang Praperadilan Pandeyan Masuk Babak Akhir, Putusan BESOK!

Maret 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.