Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Dulu Nyaris “Dibuang”, Kini Jadi Teladan: Kisah Inspiratif Pak Babin Tri Roso di Semarang
Daerah

Dulu Nyaris “Dibuang”, Kini Jadi Teladan: Kisah Inspiratif Pak Babin Tri Roso di Semarang

IsueNasionalBy IsueNasionalFebruari 14, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

SEMARANG | isuenasional.com,,– Sosok Aiptu Tri Roso Budiyanto kini dikenal sebagai Bhabinkamtibmas yang sangat membumi di Semarang. Namun, siapa sangka di balik seragamnya, tersimpan kisah masa lalu yang penuh perjuangan, mulai dari menjadi anak yang “tidak diharapkan” hingga menjadi atlet bela diri tangguh.

Lahir di Tengah Kesulitan

Nama Tri Roso bukanlah sekadar nama. Nama tersebut merupakan pengingat akan tiga perasaan sulit (tri roso) yang dialami keluarganya saat ia lahir: himpitan ekonomi yang melarat, kendala biaya sekolah sang kakak, serta kondisi kesehatan ibunya yang memprihatinkan.

Saking sulitnya ekonomi, Pak Tri sempat diberikan kepada orang lain saat berusia 3 bulan. Bahkan, ia sempat menjalani tradisi “dibuang” atau dititipkan kepada orang lain karena memiliki weton yang sama dengan orang tuanya, sebuah tradisi yang diyakini untuk menghindari kesialan.

Titik Balik: Tendangan Satpam dan Panggung Jurda 98

Harga diri Pak Tri sempat terinjak ketika ia bekerja sebagai sales kacang dan jamur saat SMA. Ia pernah ditendang oleh seorang satpam bank di Jepara hanya karena berjualan di sana. Insiden menyakitkan ini justru menjadi bahan bakar baginya untuk belajar bela diri Jeet Kune Do.

Ketekunannya membuahkan hasil. Pada ajang Kejurda (Jurda) 1998, Pak Tri berhasil membuktikan kemampuannya dengan meraih Juara 1. Menariknya, ia berada dalam satu panggung kejuaraan yang sama dengan petinju legendaris Chris John, meskipun mereka bertanding di kelas berat badan yang berbeda. Prestasi di bidang bela diri inilah yang akhirnya memuluskan langkahnya menjadi anggota Polri.

Prinsip Melayani Tanpa Arogansi

Setelah 19 tahun mengabdi sebagai Babinkamtibmas, Pak Tri tetap memegang teguh prinsip hidup yang rendah hati. Ia sadar betul rasanya menjadi orang kecil yang tertindas, sehingga ia berjanji tidak akan pernah bersikap sombong kepada warga.

“Prinsip saya adalah Datang, Berbuat, dan Bermanfaat. Gaji adalah tanggung jawab saya kepada Tuhan,” tegas Pak Tri.

(Red/Erwin)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDukung Program MBG, Dapur SPPG Pawon Roso Bantul Perketat Standar Higienitas
Next Article 8 Tahun Melestarikan Budaya, Komunitas D’saroeng Pererat Persaudaraan Lewat Gelaran ‘Merajut Kasih’
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Daerah

Terbuka untuk Umum! Camp Kalitalang: Ajang Seru-seruan Bareng Backpackers Indonesia Jogja Tanpa Ribet

April 27, 2026
Daerah

Lestarikan Lagu Legendaris, Romo Nurdi Hadirkan Live Music Koes Plus Mingguan di Omah Pleret

April 27, 2026
Daerah

Pius Rino Pungkiawan: Dari Hobi Video Hingga Jadi Penggawa FPV Nasional

April 27, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Terbuka untuk Umum! Camp Kalitalang: Ajang Seru-seruan Bareng Backpackers Indonesia Jogja Tanpa Ribet

April 27, 2026 Daerah

Lestarikan Lagu Legendaris, Romo Nurdi Hadirkan Live Music Koes Plus Mingguan di Omah Pleret

April 27, 2026 Daerah

Pius Rino Pungkiawan: Dari Hobi Video Hingga Jadi Penggawa FPV Nasional

April 27, 2026 Daerah
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

Terbuka untuk Umum! Camp Kalitalang: Ajang Seru-seruan Bareng Backpackers Indonesia Jogja Tanpa Ribet

April 27, 2026

Lestarikan Lagu Legendaris, Romo Nurdi Hadirkan Live Music Koes Plus Mingguan di Omah Pleret

April 27, 2026

Pius Rino Pungkiawan: Dari Hobi Video Hingga Jadi Penggawa FPV Nasional

April 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.