Batang, isuenasional.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Batang dalam memperkuat pendidikan anak usia dini kembali mendapat pengakuan. Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Batang, Faelasufa Faiz, meraih apresiasi Bunda PAUD Peduli dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas perannya yang aktif mendorong peningkatan kualitas layanan PAUD di daerah.
Apresiasi tersebut diberikan kepada Bunda PAUD kabupaten/kota yang dinilai konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya penguatan PAUD di Batang berjalan seiring dengan visi pembangunan pendidikan nasional.
Faelasufa Faiz menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran perempuan, khususnya ibu, dalam membangun masa depan bangsa melalui pendidikan. Menurutnya, Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai penggerak, pendamping perubahan, sekaligus simbol kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi penerus.
Ia menegaskan, kehadiran Bunda PAUD di daerah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Selain itu, apresiasi Bunda PAUD Peduli juga menjadi bentuk penghargaan bagi para pengelola PAUD yang terus berkomitmen memajukan pendidikan di Kabupaten Batang.
Dalam mendukung peningkatan kualitas pendidik, Pemerintah Kabupaten Batang telah menyiapkan program beasiswa tahunan bagi guru-guru PAUD yang didanai melalui dana Corporate Social Responsibility Bank Jateng dan bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Program ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi guru PAUD yang sebagian besar berasal dari lembaga swasta dan yayasan.
Faelasufa juga menyoroti tantangan dan peluang pengembangan PAUD seiring pesatnya pertumbuhan kawasan industri di Batang, termasuk hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang dan Kawasan BIP. Perkembangan tersebut melahirkan kelas menengah baru dengan tuntutan kualitas pendidikan anak yang semakin tinggi.
Menurutnya, PAUD perlu mulai menyiapkan metode pembelajaran yang lebih maju, kurikulum yang adaptif, hingga pengembangan pendidikan dwibahasa. Selain itu, kebutuhan layanan pengasuhan anak atau daycare juga semakin besar seiring meningkatnya jumlah ibu yang bekerja di sektor industri.
Saat ini, akses PAUD di Kabupaten Batang secara kuantitas dinilai telah mencukupi, dengan lebih dari 700 lembaga PAUD yang melayani sekitar 250 desa. Ke depan, fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas dan keberlanjutan layanan agar PAUD mampu menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Sumber : infopublik.id

