Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Tragedi Air India 787-8 Flight AI171: Krisis Keamanan Boeing Kembali Disorot.
Berita Unggulan

Tragedi Air India 787-8 Flight AI171: Krisis Keamanan Boeing Kembali Disorot.

IsueNasionalBy IsueNasionalJuni 13, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Tragedi Air India AI171 jatuhkan Boeing 787-8, sorotan tajam kembali pada krisis keamanan dan kualitas pesawat buatan Boeing. Foto: Adhi Karnanta Hidayat
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Dunia penerbangan kembali berduka. Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner milik Air India jatuh sesaat setelah lepas landas, menewaskan seluruh penumpang dan kru. Tragedi ini memperparah krisis kepercayaan terhadap keamanan pesawat buatan Boeing.

Kilasinformasi.com, Yogyakarta – Pesawat Air India Boeing 787-8 Dreamliner dengan nomor penerbangan AI171 jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad, pada 12 Juni 2025.

Pesawat yang membawa 242 orang ini jatuh di kawasan pemukiman Meghani Nagar, menewaskan seluruh penumpang dan kru, serta puluhan korban di darat. Tragedi ini menjadi kecelakaan fatal pertama bagi Boeing 787 sejak debut komersialnya pada 2011, sekaligus mengakhiri rekor keselamatan Dreamliner yang selama ini tak tercoret.

Kecelakaan ini terjadi di tengah sorotan tajam terhadap krisis kualitas dan budaya keselamatan Boeing. Pemerhati penerbangan Adhi Karnanta Hidayat menilai krisis ini telah menyebabkan kerugian besar, penurunan reputasi, dan pengawasan ketat dari regulator global.

Dalam beberapa tahun terakhir, Boeing memang kerap diterpa masalah teknis dan cacat produksi yang memicu kekhawatiran publik tentang keamanan terbang dengan pesawat Boeing.

Salah satu masalah serius dilansir dari www.nytimes.com yang pernah diidentifikasi FAA (Federal Aviation Administration) AS, adalah potensi kegagalan sistem listrik Boeing 787.

Jika keempat unit kontrol generator utama (GCU) dihidupkan bersamaan selama 248 hari tanpa dimatikan, seluruh sistem listrik AC pesawat bisa gagal total, termasuk pada fase kritis seperti lepas landas. Kondisi ini sangat membahayakan karena pilot bisa kehilangan kendali penuh atas pesawat.

Menurut Adhi yang menjadi penyelidikan tragedi Boeing 787 nomor penerbangan AI171, bukan hanya aspek Human Error Pilot, Berat Pesawat Berlebihan, Kegagalan Mesin, atau Faktor Cuaca. Tapi lebih kepada dugaan masalah komputer onbord yaitu modul lepas landas secara khusus mengacu pada FCM (Flight Control Module), sistem komputer onboard yang lebih luas (FMS – Flight Management System) juga merupakan bagian penting dari operasi penerbangan 787 dan dapat mengalami kegagalan sistem.

Jika FCM gagal secara bersamaan, permukaan kontrol penerbangan mungkin tidak merespons input pilot, yang berpotensi menyebabkan hilangnya kendali sementara bisa juga menjadi salah satu faktor menyebapkan tragedi tragisnya jatuhnya Boeing 787-8 nomer penerbangan Flight Al171.

Penyelidikan penyebab jatuhnya Boeing 787 nomer penerbangan AI171 masih berlangsung, AAIB (Aircraft Accident Investigation Bureau) India atau jika di Indonesia setara KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi), bersama Boeing diharapkan dapat mengungkap akar masalah dan merumuskan rekomendasi keselamatan, termasuk kemungkinan perubahan desain, prosedur operasional, hingga opsi grounding global jika ditemukan cacat sistemik yang membahayakan seluruh armada Boeing 787 sama seperti grounding global Boeing 737 Max atas rekomendasi FAA dan EASA (European Union Aviation Safety Agency).

Pengunduran diri CEO Boeing, Dave Calhoun, pada tahun 2024 menjadi bagian dari restrukturisasi besar-besaran di tengah tekanan krisis keselamatan yang terus meningkat, dan menjadi tanda signal menjerumuskan Boeing ke dalam kekacauan yang semakin dalam.

Pengunduran Dave Calhoun mencerminkan meningkatnya rasa frustrasi operator maskapai Boeing karena krisis yang berpusat pada kualitas dan keamanan manufaktur pembuat pesawat tidak menunjukkan tanda-tanda akan perbaikan.

Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi industri penerbangan global untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dan memastikan transparansi serta perbaikan menyeluruh dalam proses manufaktur dan pengawasan keselamatan. Masih amankah terbang bersama Boeing?

kepercayaan publik kini diuji jawabannya sangat tergantung pada hasil investigasi dan komitmen Boeing serta regulator untuk memperbaiki seluruh aspek keselamatan dan kualitas manufaktur pesawat mereka.

Pewarta : Adhi Karnanta Hidayat

#AAIBIndia #AirIndiaAI171 #BeritaPenerbangan #Boeing787 #BoeingCrash #Dreamliner #InvestigasiPenerbangan #KeamananPenerbangan #KecelakaanPesawat #KrisisBoeing
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMindful Tourism di Yogyakarta: Merawat Diri, Budaya, dan Alam dalam Setiap Perjalanan
Next Article PSSI Gelar Pitch Workshop di Bandung, Dorong Standar Lapangan Kelas Dunia
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Nasional

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026
Berita Unggulan

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026
Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026 Nasional

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026 Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.