Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Prof. Dr. Gabriel Lele Dikukuhkan Sebagai Guru Besar FISIPOL UGM, HP Management Siap Kolaborasi
Berita Unggulan

Prof. Dr. Gabriel Lele Dikukuhkan Sebagai Guru Besar FISIPOL UGM, HP Management Siap Kolaborasi

IsueNasionalBy IsueNasionalJuni 9, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Prof. Gabriel Lele dikukuhkan jadi Guru Besar FISIPOL UGM, dorong demokrasi yang hidup dalam kebijakan publik. Sejumlah mitra siap kolaborasi. Foto: Herman
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Demokrasi bukan hanya soal pemilu. Dalam pidato pengukuhan sebagai Guru Besar FISIPOL UGM, Prof. Gabriel Lele menekankan pentingnya kebijakan publik yang inklusif, reflektif, dan berpihak pada rakyat. Sejumlah mitra pun siap berkolaborasi menghidupkan gagasannya.

Kilasinformasi.com, Yogyakarta – Demokrasi bukan hanya soal pemilu. Dalam pidato pengukuhan sebagai Guru Besar FISIPOL UGM, Prof. Gabriel Lele menekankan pentingnya kebijakan publik yang inklusif, reflektif, dan berpihak pada rakyat. Sejumlah mitra pun siap berkolaborasi menghidupkan gagasannya.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) kembali mencatatkan capaian akademik membanggakan dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Gabriel Lele sebagai Guru Besar dalam bidang Tata Kelola dan Kebijakan Publik. Upacara pengukuhan digelar di Balai Senat UGM, Rabu (5/6), dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, keluarga, dan kolega Prof. Gabriel.

Baca Juga, Kilasinformasi: Sosiàlisasi Buku Kuliah Keistimewaan Yogyà Di Sleman

Dalam pidato ilmiah bertajuk “Democracy Beyond Election: Kebijakan Publik Agonistik sebagai Agenda Transformasi”, Prof. Gabriel menyampaikan kritik tajam terhadap praktik demokrasi yang cenderung terbatas pada pelaksanaan pemilu semata. Ia menegaskan bahwa demokrasi semestinya hidup dalam setiap proses kebijakan publik (dari formulasi, implementasi, hingga evaluasi.)

“Pemilu lima tahunan bukanlah satu-satunya manifestasi demokrasi. Kebijakan publik harus menjadi arena demokrasi yang substansial, tempat keberagaman pandangan diuji dan dimaknai setiap hari,” ujar Prof. Gabriel.

Pulung WP (HP management),Prof Gabriel Lele & Suharmanto ( inisiator Ensiklopedi Digital teloransi & perdamaian) Foto: Herman

Ia juga menyerukan peran strategis universitas untuk menjadi multiversitas — ruang pembelajaran yang menghargai pluralitas dan melahirkan warga negara kritis, bukan sekadar teknokrat. “Kita butuh pendidikan yang memerdekakan, bukan sekadar melatih,” tambahnya.

Pengukuhan Prof. Gabriel turut dihadiri dan disambut hangat oleh Pulung WP dari HP Management & Consultants serta Suharmanto, inisiator Ensiklopedia Digital Toleransi dan Perdamaian. Dalam kesempatan tersebut, keduanya menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pemikiran transformatif Prof. Gabriel.

“Prof. Gabriel adalah inspirasi bagi dunia kebijakan publik di Indonesia. Pemikiran beliau membuka ruang baru bagi demokrasi yang lebih inklusif dan progresif. Kami di HP Management siap bersinergi, berkolaborasi, dan mendukung inisiatif-inisiatif kebijakan yang berpihak pada rakyat,” ujar Pulung WP.

Senada dengan itu, Suharmanto menekankan pentingnya membumikan nilai-nilai demokrasi dan toleransi dalam setiap kebijakan publik yang dihasilkan.

“Apa yang disampaikan Prof. Gabriel menjadi pengingat penting bahwa kebijakan publik tidak boleh netral terhadap ketidakadilan. Kami di Ensiklopedia Digital Toleransi dan Perdamaian siap bekerja sama untuk memperluas literasi kebijakan yang berakar pada nilai-nilai perdamaian, pluralisme, dan keadilan sosial,” tutur Suharmanto.

Keduanya menyatakan kesiapan untuk menjalin kolaborasi lintas sektor demi memperkuat praktik kebijakan yang demokratis dan berpihak pada kepentingan publik.

Baca Juga, Kilasinformasi: HP Management Yogyakarta Dukung Kepemimpinan Hasto dan Wawan dalam Mewujudkan Yogyakarta Maju

Tak sekadar seremoni, pengukuhan ini menjadi penegasan komitmen FISIPOL UGM untuk terus melahirkan pemikir transformatif yang menjawab tantangan zaman. Gagasan Prof. Gabriel dinilai sangat relevan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:

SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions): Mendorong tata kelola yang adil dan partisipatif melalui kebijakan agonistik.

SDG 10 (Reduced Inequalities): Mengadvokasi pelibatan kelompok marjinal dalam proses kebijakan.

SDG 4 (Quality Education): Menawarkan reformasi kurikulum kebijakan publik agar lebih reflektif dan inklusif.

Dengan pengukuhan ini, Prof. Gabriel tidak hanya memperkuat posisi akademik UGM di kancah nasional, tetapi juga menyumbangkan pemikiran kritis yang penting bagi masa depan demokrasi dan kebijakan publik Indonesia.
(Herman)

#DemokrasiInklusif #FISIPOLUGM #GabrielLele #GuruBesarUGM #KebijakanPublik #KolaborasiLintasSektor #PendidikanKritis #SDGsIndonesia #ToleransiDanPerdamaian #UGMYogyakarta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenuju ICI 2025, Menko AHY: Kota Masa Depan Harus Tangguh, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Next Article PLN Tanam 3.000 Pohon Cemara di Bromo, Jaga Alam & Tekan Emisi Karbon
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026
Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Berita Unggulan

Bupati Muara Enim Apresiasi Dandim 0404, Sertijab Jadi Momentum Perkuat Sinergi TNI

April 21, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026 Nasional

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026 Berita Unggulan

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026163 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026136 Views
Terbaru

  🔥 BANGUN SOLIDITAS DAN KOMITMEN, PANITIA RAT KOSETA SIAP BERGERAK TOTAL MENUJU KESUKSESAN  

April 21, 2026

Hari Jadi ke-27 Banjarbaru: Perayaan Rakyat hingga Visi Kota Emas Menguat

April 21, 2026

DPRD Seruyan Soroti LKPJ 2025, Fokus Perbaikan Pendidikan hingga PAD

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.