Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Subscribe
Isue Nasional – AKtual,Informatif,TerpercayaIsue Nasional – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Menggantikan Ayah ke Tanah Suci: Kisah Haru Pahrul yang Temani Ibunya Berhaji
Berita Unggulan

Menggantikan Ayah ke Tanah Suci: Kisah Haru Pahrul yang Temani Ibunya Berhaji

IsueNasionalBy IsueNasionalMei 13, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kisah haru Pahrul menggantikan sang ayah untuk berhaji bersama ibunya, jadi simbol cinta, bakti, dan warisan spiritual yang menyentuh hati. foto: Kemenag
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilasinformasi.com,Sibolga  – Di tengah lautan jemaah haji yang tengah bersiap menunaikan ibadah ke Tanah Suci, terselip satu kisah yang menggugah hati—kisah tentang cinta seorang anak, pengorbanan, dan warisan niat yang tak selesai.

Adalah Pahrul Ramadhan Syahputra (30), pemuda asal Sibolga, yang memilih menggantikan mendiang ayahnya untuk mendampingi sang ibu, Pitta (56), menunaikan ibadah haji. Keputusan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan wujud cinta yang mendalam dan penghormatan terhadap niat suci sang ayah.

Baca Juga, Kilasinformasi: 60 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Diberangkatkan, 200 Ribu Lebih Sudah Tervisa

Beberapa bulan sebelum keberangkatan, keluarga kecil ini tengah bersiap menunaikan rukun Islam kelima. Pitta dan suaminya, Hapijuddin (akrab disapa Pak Apit) sudah menyelesaikan proses seperti pembuatan paspor hingga rekam biometrik. Bahkan, semangat Pak Apit tak pernah padam ketika membicarakan Makkah dan wukuf di Arafah. Namun takdir berkata lain. Penyakit diabetes yang dideritanya merenggut nyawa sebelum impian itu terwujud.

“Beliau sangat antusias. Hampir setiap hari bicaranya soal haji,” kenang Bu Pitta dengan mata berkaca-kaca. Rencana yang dibangun bertahun-tahun luluh lantak dalam sekejap. Tetapi di balik duka itu, Pahrul mengambil keputusan penuh makna: ia akan mengambil alih peran sang ayah.

Baginya, ini bukan sekadar mengganti nama di dokumen, tapi meneruskan jejak spiritual ayahnya. “Saya tahu ini bukan hal kecil. Tapi ketika melihat Ibu sendirian, saya tahu saya harus ada untuknya,” ucap Pahrul lirih. Ia pun menunda pekerjaan, mengurus dokumen pengalihan porsi haji, hingga mempersiapkan mental untuk mendampingi sang ibu.

Meski berat, ia merasa perjalanan ini adalah bentuk penghormatan terakhir pada ayahnya, dan sekaligus ibadah yang akan dikenang sepanjang hidup. Ketika hari keberangkatan tiba, suasana haru pun tak terbendung. Tangis kerabat dan tetangga mengiringi langkah mereka menuju embarkasi.

Baca Juga, Kilasinformasi: 100 Ribu Visa Haji Diterbitkan, Jemaah Indonesia Siap Masuk Asrama Mulai 1 Mei

“Saya percaya, meski jasad Bapak tak bersama kami, ruh dan niatnya tetap menyertai,” kata Pahrul. Di tangan sang ibu, tergenggam kenangan yang tak akan pernah hilang: mimpi mereka bertiga yang kini diteruskan oleh anak sulungnya.

Kisah ini tak hanya menyentuh sisi emosional, tapi juga mengajarkan nilai tentang filial piety, bakti pada orang tua dalam Islam. Pahrul tak hanya menggantikan posisi fisik ayahnya dalam daftar haji, tapi juga menjadi representasi cinta, ketulusan, dan tanggung jawab seorang anak.

Ibadah haji yang mereka jalani kini bukan lagi sekadar penyempurnaan rukun Islam. Bagi Pahrul dan ibunya, ini adalah penyempurnaan cinta, janji yang belum sempat tuntas, dan simbol bahwa kasih sayang keluarga bisa melampaui kematian.

“Ini bukan sekadar haji kami, ini haji Bapak juga,” tutup Pahrul dengan nada yang sarat emosi.

Sumber: Kemenag

anak temani ibu haji haji 2025 haji Kemenag Sibolga kisah haru haji kisah inspiratif haji Pahrul Ramadhan Syahputra pengganti ayah berhaji
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article“Njonthat Njonthit”: Lagu Jawa Satir yang Menyingkap Luka Hati Para Istri
Next Article Pemeriksaan Rutin, Wujud Kepedulian Lapas Batang terhadap Kesehatan Napi
IsueNasional
  • Website

Related Posts

Berita Unggulan

TMMD Sengkuyung Tahap II di Batang Dimulai, Percepat Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa

April 23, 2026
Berita Unggulan

Sekda Pontianak Tekankan Data Valid dan Mutakhir untuk Kebijakan Tepat Sasaran

April 23, 2026
Berita Unggulan

Singkawang Tancap Gas Infrastruktur Digital, Cakupan Broadband Tembus 100 Persen

April 23, 2026
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

TMMD Sengkuyung Tahap II di Batang Dimulai, Percepat Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa

April 23, 2026 Berita Unggulan

Sekda Pontianak Tekankan Data Valid dan Mutakhir untuk Kebijakan Tepat Sasaran

April 23, 2026 Berita Unggulan

Singkawang Tancap Gas Infrastruktur Digital, Cakupan Broadband Tembus 100 Persen

April 23, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Populer

Perkuat Sinergi, Mandiri Utama Finance Gelar Employee Gathering “Unity To Glory” di Yogyakarta

Februari 10, 2026226 Views

Syawalan Trah HB II: Meneladani Kegigihan Sultan Melawan Penjajah dan Komitmen Budaya

April 13, 2026165 Views

Jaga Tradisi Leluhur, Ratusan Trah Sultan HB II Gelar Nyadran di Makam Raja-Raja Kotagede

Februari 8, 2026137 Views
Terbaru

TMMD Sengkuyung Tahap II di Batang Dimulai, Percepat Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa

April 23, 2026

Sekda Pontianak Tekankan Data Valid dan Mutakhir untuk Kebijakan Tepat Sasaran

April 23, 2026

Singkawang Tancap Gas Infrastruktur Digital, Cakupan Broadband Tembus 100 Persen

April 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 isuenasional.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.